BERITA TERKINI
AS Tegaskan Pengayaan Uranium Masih Jadi Pokok Perundingan Damai dengan Iran

AS Tegaskan Pengayaan Uranium Masih Jadi Pokok Perundingan Damai dengan Iran

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan isu pengayaan uranium masih menjadi agenda utama dalam perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Rubio menyebut ada sedikit kemajuan, namun menegaskan posisi dasar Washington tidak berubah.

"Ada sedikit kemajuan. Prinsip dasarnya tetap sama. Iran tidak akan pernah boleh memiliki senjata nuklir, sama sekali tidak boleh. Rezim (Iran) saat ini tidak akan pernah memiliki senjata nuklir; dan untuk mencapai itu, kami harus menangani isu pengayaan uranium. Kami juga harus menangani isu uranium yang sangat diperkaya," kata Rubio dalam pertemuan setingkat menteri luar negeri negara anggota NATO di Swedia, Swiss, Jumat.

Rubio menambahkan pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru dari negosiasi yang sedang berlangsung. Meski demikian, ia kembali menekankan bahwa prinsip dasarnya tetap sama, yakni Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Pekan lalu, Jumat (15/5), Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya akan puas jika Iran menghentikan pengayaan uranium selama 20 tahun.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan tidak berniat melepaskan hak-hak yang dijamin dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Amerika Serikat berupaya membatasi ambisi nuklir Iran, sementara Teheran bersikeras ingin terlebih dahulu menerima jaminan perdamaian sebelum bersedia berdiskusi mengenai program nuklir.