Asosiasi Seniman Tari Kota Ho Chi Minh menggelar upacara penghargaan karya seni tahun 2025. Dalam pidatonya, Sekretaris Partai sekaligus Presiden Asosiasi Seniman Tari Kota Ho Chi Minh, Le Nguyen Hieu, menyampaikan bahwa karya-karya yang diperkenalkan dan menerima penghargaan pada kesempatan ini merupakan hasil investasi dan pementasan yang disiapkan secara cermat oleh asosiasi.
Menurut Le Nguyen Hieu, karya-karya tersebut dipilih dari naskah yang disusun selama kunjungan lapangan pada 2025. Ia menilai setiap karya menjadi puncak dedikasi para seniman, menghadirkan jejak kreativitas dan emosi bukan hanya dalam aspek pertunjukan, tetapi juga dalam cara bercerita serta penyampaian pesan melalui gerak dan ritme. Ia juga menyebut hal ini sebagai penegasan perkembangan positif kehidupan sastra dan seni di Kota Ho Chi Minh, khususnya seni tari, pada tahun baru.
Dalam penghargaan tersebut, dua pertunjukan tari, “The Island Troupe” dan “Poetry”, meraih hadiah A. Keduanya dinilai meninggalkan kesan kuat dalam kehidupan seni tari Kota Ho Chi Minh melalui cerita yang kaya kedalaman budaya dan emosi.
Pertunjukan “The Island Troupe” ditulis dan dikoreografikan oleh Ha Thanh Hau, dengan musik oleh Trieu Nguyen. Karya ini dibawakan oleh Dinh Nu Khanh Linh, Nguyen Viet Huy Phong, dan Do Yen Dan dari grup tari Dang Viet. Pertunjukan ini mengangkat kisah penderitaan para seniman Cai Luong—opera tradisional Vietnam—di tengah masyarakat modern.
Melalui narasi tentang Cai Luong sebagai esensi teater Vietnam Selatan yang menghadapi ancaman kepunahan, karya tersebut menggambarkan disintegrasi bertahap kelompok-kelompok keliling ketika para seniman meninggalkan panggung demi mencari nafkah di kota. Dalam pergulatan bertahan hidup itu, batas antara seni dan kehidupan digambarkan menjadi rapuh dan penuh kecemasan. Namun, di balik setiap gerakan, tersirat kecintaan pada profesi, kerinduan pada panggung, dan keinginan untuk menjaga Cai Luong sebagai bagian yang tak terpisahkan dari diri mereka.
Sementara itu, pertunjukan “Poetry” merupakan karya Pham The Chung sebagai penulis naskah sekaligus koreografer, dengan musik oleh Mach Thai Son. Karya ini dibawakan oleh kelompok penari pria dari Sekolah Tinggi Tari Kota Ho Chi Minh. Pertunjukan tersebut menghadirkan ruang estetika yang dipenuhi semangat sastra klasik, dengan inspirasi dari puisi tradisional.
Melalui latar imajinatif pegunungan hijau dan perairan jernih, “Poetry” menggambarkan pertemuan para penyair berbakat yang menemukan ketenangan dalam puisi. Perpaduan halus antara tarian rakyat Vietnam yang anggun dan balet yang elegan membentuk rangkaian gerak yang diibaratkan sebagai “puisi tanpa kata”, sekaligus mencerminkan semangat, kebenaran, dan kedalaman budaya Vietnam.
Pemberian hadiah A kepada “The Island Troupe” dan “Poetry” disebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas artistik, tetapi juga menegaskan upaya inovatif seni tari Kota Ho Chi Minh dalam melestarikan, menyebarkan, serta menghormati nilai-nilai budaya tradisional di tengah kehidupan kontemporer.

