Film Avatar: Fire and Ash kembali menegaskan dominasinya di pasar film global. Karya sutradara James Cameron itu mempertahankan posisi puncak box office Amerika Utara selama lima minggu berturut-turut, sekaligus melampaui pendapatan global sebesar 1,3 miliar dolar AS.
Selama akhir pekan liburan panjang Hari Martin Luther King Jr. (Jumat hingga Senin, 16–19 Januari 2026), film ketiga dalam seri fantasi blockbuster tersebut menambah pemasukan 17,2 juta dolar AS. Berdasarkan perkiraan industri yang dihimpun Exhibitor Relations pada Minggu (18/1), capaian itu membawa total pendapatan di Amerika Serikat dan Kanada menjadi 367,4 juta dolar AS.
Pencapaian ini juga memperkuat catatan James Cameron, karena Fire and Ash menjadi film keempat garapannya yang menembus angka 1 miliar dolar AS, setelah dua film Avatar sebelumnya dan Titanic.
Fire and Ash dibintangi Zoe Saldana sebagai prajurit Na’vi Neytiri dan Sam Worthington sebagai mantan Marinir Jake Sully. Dalam cerita, keduanya menghadapi musuh baru yang mengancam kehidupan keluarga mereka di planet Pandora.
Di posisi kedua box office, film horor zombie 28 Years Later: The Bone Temple memulai debut dengan pendapatan 15 juta dolar AS. Namun, angka ini dinilai mengecewakan. Analis David A. Gross dari Franchise Entertainment Research menilai waktu rilis yang terlalu cepat menjadi salah satu faktor. “Kembali setelah 7 bulan itu terlalu cepat—terlalu cepat, dan itu merusak angka pendapatan,” kata Gross.
Sementara itu, film animasi Disney Zootopia 2 naik ke posisi ketiga dengan raihan 12 juta dolar AS. Di peringkat keempat, adaptasi novel terlaris The Housemaid yang dibintangi Sydney Sweeney dan Amanda Seyfried meraup 10,2 juta dolar AS. Adapun posisi kelima ditempati Marty Supreme, yang menampilkan kandidat Oscar Timothee Chalamet, dengan pendapatan 6,7 juta dolar AS.

