BERITA TERKINI
Banmus DPRD Kalsel Studi Komparasi ke DPRD DKI Jakarta untuk Penguatan Agenda Kerja

Banmus DPRD Kalsel Studi Komparasi ke DPRD DKI Jakarta untuk Penguatan Agenda Kerja

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi ke DPRD DKI Jakarta pada Jumat (27/2/2026) untuk memaksimalkan penyusunan agenda serta meningkatkan efektivitas kerja kelembagaan.

Kunjungan yang berlangsung di ruang pertemuan DPRD DKI Jakarta itu menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus pendalaman mekanisme penjadwalan kegiatan dewan. Rombongan Banmus DPRD Kalsel dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. M. Alpiya Rachman.

Rombongan diterima Elva Fahri Qolbina, anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia yang juga tergabung dalam Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Banmus, terutama terkait penyusunan dan implementasi agenda tahunan DPRD.

Anggota Banmus DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, menyebut kunjungan ini penting untuk mempelajari sistem penjadwalan yang diterapkan di DPRD DKI Jakarta. Ia menjelaskan, DPRD DKI Jakarta menerapkan penjadwalan kegiatan setiap empat bulan sekali, sementara di Kalimantan Selatan masih dilakukan setiap bulan.

“Kami mempelajari mekanisme penjadwalan kegiatan dewan. DPRD DKI Jakarta menerapkan penjadwalan setiap empat bulan sekali, sedangkan di daerah kami masih dilakukan setiap bulan. Ini menjadi bahan pertimbangan ke depan,” ujarnya.

Habib menilai pola penjadwalan tersebut dapat membuat agenda kerja lebih terstruktur serta memberi ruang evaluasi yang lebih efektif.

Melalui studi komparasi ini, Banmus DPRD Kalsel berharap dapat mengambil praktik yang relevan untuk diterapkan di daerah. Menurut mereka, sinergi antarlembaga legislatif diperlukan untuk meningkatkan kinerja, kedisiplinan agenda, dan efektivitas pelaksanaan fungsi DPRD.

Dengan penjadwalan yang lebih matang, diharapkan kinerja dewan semakin terarah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.