BERITA TERKINI
Bazar Ramadan Dang Anom Batam Ramai, Warga Berburu Takjil Sambil Menikmati Senja

Bazar Ramadan Dang Anom Batam Ramai, Warga Berburu Takjil Sambil Menikmati Senja

BATAM — Suasana sore di kawasan Taman Dang Anom, Batam Kota, Kamis (26/2/2026), dipadati warga yang datang untuk berburu menu berbuka puasa. Deretan tenda bazar berdiri rapi, sementara aroma minuman dan gorengan menyambut pengunjung yang terus berdatangan menjelang azan Magrib.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Batam Wonder Food and Art Ramadan yang kembali digelar di Dang Anom. Tahun ini, agenda tersebut memasuki tahun ketujuh penyelenggaraan dan menjadi salah satu ruang berkumpul warga selama Ramadan.

Kepala Dinas Pariwisata Batam, Ardiwinata, terlihat menyapa pedagang dan pengunjung usai memberikan sambutan dalam acara “Ramadan Got Talent” di panggung utama. Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang dinilai meningkat dari tahun ke tahun.

“Alhamdulillah ini sudah masuk tahun ketujuh. Kita lihat hari ini pengunjung cukup ramai sekali. Ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian. Artinya daya beli masyarakat tinggi, dan yang paling penting silaturahmi terbangun di sini,” ujar Ardiwinata.

Menurutnya, bazar di Dang Anom tidak hanya menghadirkan pilihan kuliner, tetapi juga menjadi tempat interaksi keluarga dan hiburan menjelang berbuka. Ia menyebut lokasi tersebut memberi ruang bagi anak-anak untuk bermain dan beraktivitas sambil menikmati pemandangan terbuka.

“Di sini kita memberikan ruang dan waktu untuk anak-anak bermain, menggambar, menikmati senja sebelum berbuka. Pemandangannya juga terbuka, ada flyover Laluan Madani, kendaraan yang lalu lalang, bukit-bukit, dan bisa menikmati momen matahari terbenam,” katanya.

Tahun ini, sekitar 75 tenant kuliner meramaikan bazar dengan pilihan takjil hingga makanan berat. Selain kuliner, komunitas hewan dan tumbuhan turut ambil bagian sehingga aktivitas di lokasi semakin beragam. Panggung utama juga dimanfaatkan untuk berbagai pertunjukan, mulai dari seni tradisional hingga penampilan musisi lokal.

Ardiwinata mengatakan panggung tersebut terbuka bagi warga dan komunitas yang ingin tampil. “Kalau ada warga atau komunitas yang ingin menggunakan panggung ini, silakan hubungi panitia. Gratis, tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Sejumlah instansi turut membuka stan partisipasi, di antaranya perwakilan Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, OJK, dan Bank Riau Kepri. Organisasi seperti Dharma Wanita Kota Batam, Dharma Wanita Subunit Disbudpar, serta PKK Kota Batam juga hadir meramaikan bazar.

Terkait “Ramadan Got Talent”, Ardiwinata menyebut kegiatan itu mencakup lomba menggambar, bernyanyi, dan pertunjukan bakat lainnya. “Ini kreatif event dari mereka (panitia),” katanya.

Dari sisi pedagang, Vincent, yang berjualan minuman, mengaku sudah membuka lapak sejak 17 Februari 2025. Ia menawarkan berbagai minuman, termasuk teh tarik khas Melayu yang disebut menjadi favorit pembeli.

Pengunjung datang dari berbagai kalangan. Pika mengaku memilih berburu takjil di Dang Anom karena pilihan kulinernya lengkap. “Ada teh tarik, topoki, dimsum, jodoh pun ada di sini,” katanya berkelakar.

Sementara itu, Haikal dan Luciana menyebut mereka rutin datang setiap tahun sejak 2023. “Ini sudah tahun ketiga kami ke sini,” ujar keduanya. Mereka baru saja membeli teh tarik dan sambal cumi sebelum kembali berkeliling menikmati suasana.

Menurut mereka, Batam Wonder Food and Art Ramadan tidak hanya didatangi warga lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. “Turis, bahkan nonmuslim juga berkunjung. Jadi ini mempererat tali persaudaraan di antara kita,” kata mereka.

Menjelang malam, azan Magrib berkumandang dan pengunjung mulai menikmati hidangan masing-masing. Suasana senja di Dang Anom pun menutup aktivitas sore itu dengan nuansa kebersamaan.