Radio Rumah Oma (RRO) bermula dari kegiatan siaran iseng dan kebiasaan berkumpul bersama teman. Dari titik awal tersebut, RRO kemudian berkembang menjadi ruang musik yang memiliki komunitasnya sendiri.
Dalam program The Chapter di Tirto.id, Farhan Ali menceritakan bagaimana RRO tumbuh secara organik. Perjalanannya berangkat dari radio digital dan budaya DJ, hingga pada akhirnya RRO memiliki bar sekaligus tempat nongkrong sendiri di kawasan Jakarta Selatan.
RRO juga berperan sebagai ruang bagi musisi baru, melakukan kurasi playlist, serta mempertemukan orang-orang yang memiliki selera musik serupa. Menurut Farhan Ali, salah satu cara RRO bertahan di era digital yang bergerak cepat adalah dengan tetap menjadi diri sendiri.
Obrolan lengkap mengenai perjalanan RRO dibahas dalam tayangan The Chapter di kanal YouTube Tirto.id.