Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap delapan jenis obat yang disebut paling sering ditemukan versi palsunya di pasaran Indonesia. Obat-obatan tersebut merupakan produk yang umum digunakan masyarakat, mulai dari obat asma hingga pereda nyeri.
BPOM mengingatkan, konsumsi obat palsu tidak hanya berisiko membuat pengobatan gagal, tetapi juga dapat memicu keracunan hingga kematian. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan tidak sembarangan membeli obat, terutama melalui jalur daring.
Daftar obat yang kerap ditemukan versi palsunya itu disampaikan BPOM melalui unggahan di akun Instagram resmi @bpom_ri. Berikut sebagian obat yang disebut dalam daftar tersebut:
1. Viagra
Obat untuk gangguan ereksi yang kerap dipalsukan karena permintaannya tinggi.
2. Cialis
Obat disfungsi ereksi yang dinilai berbahaya jika kandungan dan dosisnya tidak sesuai standar.
3. Ventolin Inhaler
Salah satu obat asma yang disebut dalam daftar BPOM sebagai produk yang sering ditemukan versi palsunya.

