BERITA TERKINI
Bupati Heriyus Lepas Kontingen Murung Raya ke FBIM, Tegaskan Komitmen Ikut Agenda Provinsi

Bupati Heriyus Lepas Kontingen Murung Raya ke FBIM, Tegaskan Komitmen Ikut Agenda Provinsi

Puruk Cahu — Bupati Murung Raya Heriyus resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Murung Raya untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada 17–23 Mei di Palangka Raya.

Dalam sambutannya di Puruk Cahu, Rabu, Heriyus menekankan bahwa partisipasi kontingen tidak semata-mata untuk mengejar prestasi. Ia meminta para peserta menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan menunjukkan semangat juang, sportivitas, disiplin, dan kerja keras yang menjadi ciri khas daerah.

Heriyus juga berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan sehingga kondisi fisik tetap prima saat mengikuti perlombaan. Ia mengingatkan peserta untuk tetap bersemangat, menjaga nama baik daerah, serta menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.

“Menang atau kalah adalah hal biasa, yang terpenting adalah memberikan yang terbaik dan berjuang dengan sepenuh hati,” kata Heriyus.

Pelepasan kontingen turut didampingi Wakil Bupati Rahmanto Muhidin dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, kepala perangkat daerah, serta pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Heriyus menyampaikan Murung Raya berkomitmen terus berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di tingkat provinsi, meski saat ini sedang mengalami efisiensi anggaran. Ia menyebut, pada 2026 Murung Raya telah mempersiapkan diri untuk mengikuti festival budaya, mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), serta menjadi tuan rumah MTQ Korpri tingkat provinsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya Putu Suranta menjelaskan jumlah peserta lomba yang diberangkatkan sebanyak 118 orang. Dengan tambahan pelatih, ofisial, serta organisasi perangkat daerah (OPD) pendamping, total kontingen menjadi 225 orang.

Menurut Putu, sebagian tim telah lebih dulu berangkat karena memerlukan persiapan untuk mengikuti lomba pawai budaya. Ia menambahkan, Murung Raya mengikuti 12 cabang lomba dalam FBIM.

Ia menyebut keikutsertaan dalam festival tidak hanya untuk memeriahkan kegiatan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya, memperkenalkan budaya serta olahraga tradisional, sekaligus mempertahankan kearifan lokal.