Musisi muda Chaeroel resmi bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Langkah ini menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya, sekaligus upaya memperkenalkan warna musik yang ia usung—perpaduan elektronik dan dangdut—kepada pendengar yang lebih luas.
Setelah bergabung dengan label tersebut, Chaeroel menyampaikan harapannya agar musiknya semakin dikenal dan bisa tampil di panggung-panggung besar. “Aku pengin bisa manggung di tempat-tempat event yang besar gitu, biar bisa lebih dikenal banyak orang. Orang-orang harus tahu musik elektronik dangdut,” ujar Chaeroel dalam keterangan resmi, Kamis (21/5).
Sepanjang 2026, capaian Chaeroel di platform musik digital disebut cukup tinggi. Seluruh lagu miliknya tercatat telah mengumpulkan lebih dari 24 juta stream. Salah satu karya yang menonjol adalah “Masa Lalu”, yang telah meraih lebih dari 11 juta stream dan terus bertambah setiap hari.
Selain itu, Chaeroel disebut memiliki sekitar 2,4 juta pendengar, dengan lebih dari 34 ribu penggemar yang menjadikannya artis nomor satu mereka. Ia mengaku terharu atas perkembangan tersebut dan tidak menyangka perjalanannya di musik bisa meluas seperti sekarang.
Sebelum dikenal sebagai musisi, Chaeroel merupakan komikus. Ketertarikannya pada musik muncul setelah melihat sosok komikus yang juga merilis lagu. “Dulu kan aku komikus, jadi aku tahu komikus yang bikin komik tapi dia juga bikin lagu. Jadi dari situ kayak, wah gue pengin nih kayak dia,” katanya.
Chaeroel kemudian belajar membuat musik secara otodidak dengan memanfaatkan berbagai aplikasi digital, dari ponsel hingga laptop. Ia juga menyebut tidak memainkan alat musik secara langsung karena seluruh instrumen dalam lagunya dibuat menggunakan virtual instrument. “Jadi semuanya virtual instrument semua,” ujarnya.
Dalam proses kreatifnya, Chaeroel mengaku terinspirasi oleh musisi EDM dunia seperti Alan Walker dan Marshmello. Popularitasnya disebut turut menjangkau pendengar di luar Indonesia, termasuk Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Chaeroel juga memperkenalkan identitas musik yang ia sebut “2026ELECTRODUTMUSIC”, sebagai ciri khas perpaduan elektronik dan dangdut dalam karya-karyanya. Belum lama ini, ia merilis lagu terbaru berjudul “Masa Depanmu Pt 2” yang hadir dengan nuansa hiphop kontemporer dan disebut dekat dengan selera pendengar Gen Z.