Charles Leclerc berbagi cerita tentang rutinitas perawatan diri, hubungan personalnya dengan produk rambut sejak kecil, hingga cara menjaga ketenangan di lingkungan bertekanan tinggi. Dalam wawancara bertema kecantikan, pembalap Scuderia Ferrari itu juga menyinggung bagaimana keluarga dan orang-orang terdekat membantunya tetap membumi di tengah padatnya kalender balap.
Leclerc menyoroti bagaimana Formula 1 kini semakin populer. Ia menyebut, berdasarkan situs resmi Formula 1, basis penggemar olahraga tersebut di seluruh dunia telah melampaui 800 juta orang. Popularitas itu juga terlihat dari antusiasme terhadap film F1 The Movie, produksi Apple, yang disebut sebagai film olahraga dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.
Meski demikian, Leclerc menampilkan sikap yang cenderung rendah hati ketika berbicara tentang posisinya di lintasan maupun kiprahnya di luar olahraga. Atlet berusia 28 tahun ini juga baru didapuk sebagai global brand ambassador L’Oréal Paris, sebuah kolaborasi yang ia sebut terasa personal karena latar belakang keluarganya.
Menurut Leclerc, kerja sama tersebut memiliki arti khusus karena ibunya berprofesi sebagai penata rambut. Ia mengingat produk-produk L’Oréal Paris sudah akrab di rumah sejak ia kecil. Leclerc juga bercerita bahwa saat menonton televisi bersama ibunya, sang ibu kerap memperhatikan iklan L’Oréal Paris untuk mengetahui produk-produk terbaru. Kini, berada “di sisi lain layar televisi” ia sebut sebagai pengalaman yang istimewa. Ia menambahkan, misi dan nilai-nilai merek tersebut terasa selaras dengan keyakinannya.
Leclerc turut menafsirkan ulang makna tagline “Because You’re Worth It” dalam perjalanan kariernya. Ia mengatakan, dulu rasa berharganya banyak bergantung pada hasil balapan dan ia menilai itu bukan hubungan yang sehat. Seiring bertambah dewasa dan pengalaman, ia menyadari bahwa hasil—baik atau buruk—bukan penentu nilai dirinya. Baginya, kerja keras dan nilai-nilai yang ia jalani setiap hari menjadi fondasi self-worth.
Dalam hal perawatan diri, Leclerc mengaku kini lebih menekankan konsistensi, terutama karena jumlah balapan yang semakin banyak. Ia menjelaskan rutinitas paginya menggunakan rangkaian Hydra Energetic: dimulai dari pembersih wajah, serum, krim pelembap dengan perlindungan UV, dan krim mata. Sementara sebelum tidur, ia menggunakan krim malam anti-aging yang, menurutnya, ditambahkan ke rutinitasnya oleh istrinya, Alexandra.
Soal rambut, Leclerc mengatakan tantangan utama datang dari kebiasaan mengenakan helm. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga rambut tetap terhidrasi. Ia menyebut rangkaian Elvive memiliki berbagai produk untuk kebutuhan tersebut dan menilai conditioner sebagai langkah penting. Fokus utamanya adalah mengembalikan kelembapan rambut setelah balapan panjang.
Leclerc juga mengungkap bahwa ia tidak memiliki nama khusus untuk potongan rambutnya. Ia mengatakan ibunya telah memotong rambutnya sejak lahir. Ia sempat mencoba berbagai gaya, termasuk rambut panjang saat berusia sekitar 12 tahun yang ia akui tidak cocok. Kini, ia merasa sudah menemukan gaya yang disukai, dan ibunya mengetahui persis apa yang harus dilakukan.
Ketika ditanya produk perawatan diri yang mengingatkannya pada keluarga atau Monaco saat bepergian, Leclerc menyebut hydrating cream dari Hydra Energetic. Ia mengatakan sensasi segarnya mengingatkannya pada rumah, mengaitkannya dengan masa kecil yang tumbuh dekat laut. Untuk aroma, ia justru teringat pada sampo—aroma yang ia kenal sejak sering mengunjungi salon ibunya sepulang sekolah.
Di luar rutinitas perawatan, Leclerc menekankan pentingnya waktu bersama orang-orang terdekat sebagai cara untuk melepas penat. Ia mengatakan dirinya beruntung bisa melakukan hal yang paling disukai, yaitu mengemudi, dan menyebut Alexandra dapat menemaninya di sebagian besar balapan. Ia juga bercerita bahwa Leo, anjing mereka, kerap ikut bepergian. Menghabiskan waktu bertiga, menurutnya, penting baik setelah hari yang sulit maupun saat semuanya berjalan baik, karena mereka menjadi “titik referensi” dalam hidupnya.
Menutup perbincangan, Leclerc membagikan saran bagi mereka yang bekerja di lingkungan bertekanan tinggi: mengabaikan “kebisingan”. Ia menyebut hal itu penting sekaligus sulit dilakukan, terutama di era ketika banyak orang merasa membutuhkan validasi. Leclerc menekankan bahwa setiap orang pada dasarnya paling tahu apa yang benar dan salah bagi dirinya sendiri. Ia menyarankan untuk mengikuti insting, tetap setia pada diri sendiri, dan percaya pada intuisi.