BERITA TERKINI
Denny JA Tegaskan Puisi Esai dan Satupena Berbeda, Jelaskan Statusnya di Organisasi Penulis

Denny JA Tegaskan Puisi Esai dan Satupena Berbeda, Jelaskan Statusnya di Organisasi Penulis

Denny JA menanggapi adanya informasi yang dinilainya keliru dengan menegaskan perlunya meluruskan fakta. Ia menyatakan Satupena merupakan Organisasi Perkumpulan Penulis Indonesia yang berdiri sejak 2017.

Menurutnya, anggota Satupena berasal dari beragam latar belakang kepenulisan, mulai dari penulis sastra, penulis buku ilmiah dan nonfiksi, jurnalis, penulis blog, hingga penulis lainnya. Ia menambahkan, di antara anggotanya terdapat tokoh-tokoh nasional yang dikenal masyarakat, termasuk di Payakumbuh.

Denny JA menjelaskan, Satupena memiliki semangat untuk mewadahi para penulis dan memberikan dukungan profesional, memperluas jaringan, membantu publikasi karya, serta melakukan advokasi hak-hak penulis.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan pendiri Satupena dan belum menjadi anggota pada masa awal organisasi itu berdiri. Denny JA menyebut ia baru menjadi anggota sekaligus Ketua Umum Satupena sejak 2021, dengan masa jabatan yang akan berakhir pada 2026.

Setelah ia tidak lagi menjabat, Denny JA mengatakan organisasi akan tetap berjalan dan ketua umum berikutnya akan dipilih dari kalangan penulis lain. Ia menambahkan semua anggota memiliki peluang untuk menjadi ketua, termasuk 12 orang penandatangan yang disebutnya, apabila mendapat dukungan anggota Satupena.

Dalam konteks kerja sama di daerah, Denny JA menilai dapat dipahami apabila Pejabat Wali Kota Payakumbuh bersedia bekerja sama dengan Satupena Sumbar dalam rencana pembangunan Museum Yu Dafu, penulis asal China yang pernah tinggal di Payakumbuh. Ia menegaskan Satupena merupakan organisasi penulis dengan ruang lingkup nasional dan seluruh anggotanya adalah warga Indonesia.