Memasuki agenda pendidikan di awal tahun, calon mahasiswa mulai disibukkan dengan persiapan untuk rangkaian pendaftaran masuk perguruan tinggi. Jalur terdekat yang akan dihadapi adalah Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Registrasi akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk mengikuti SNBP dan SNBT 2026 telah dibuka sejak 5 Januari.
Di tengah diskusi yang kerap didominasi pilihan jurusan populer seperti Kedokteran dan Hukum, sejumlah perguruan tinggi di Indonesia juga menawarkan program studi yang terbilang tidak umum. Beberapa di antaranya bahkan disebut hanya tersedia di satu kampus. Jurusan-jurusan ini menawarkan pengalaman belajar yang spesifik, berbasis budaya, hingga berorientasi pada kebutuhan industri tertentu.
Berikut sejumlah jurusan kuliah yang tergolong unik di Indonesia.
1. D3 Teknologi Batik (Universitas Pekalongan)
Program studi ini berfokus pada pendalaman batik sebagai warisan budaya yang diakui UNESCO. Mahasiswa mempelajari berbagai aspek secara komprehensif, mulai dari filsafat batik, green batik, desain dan fashion batik, ragam hias, hingga multimedia marketing.
2. Manajemen Industri Katering (Universitas Pendidikan Indonesia/UPI)
Program studi ini menggabungkan ilmu manajemen dengan praktik kuliner dalam industri makanan dan minuman (F&B). Lulusannya menyandang gelar S.Par (Sarjana Pariwisata). Untuk 2025, daya tampungnya sekitar 100 mahasiswa, dengan rincian 24 kuota SNBP, 41 kursi SNBT, dan 35 kuota seleksi mandiri.
3. Sastra Batak (Universitas Sumatera Utara/USU)
USU disebut sebagai satu-satunya kampus yang memiliki program studi Sastra Batak. Mahasiswa dilatih agar terampil berbicara, menulis, dan mendengarkan bahasa Batak dalam berbagai dialek. Materi pembelajaran juga mencakup linguistik, sastra, serta praktik budaya Batak. Kuota jurusan ini pada SNBT tahun lalu tercatat 32 mahasiswa.
4. Seni Pedalangan/Wayang
Program studi Seni Pedalangan tersedia di Institut Seni Indonesia (ISI) di sejumlah daerah, seperti Yogyakarta, Solo, dan Bali. Jurusan ini ditujukan untuk menghasilkan lulusan yang mampu berperan sebagai pencipta sekaligus pengkaji seni.
5. Ilmu Keluarga dan Konsumen (IPB University)
Program studi ini mengkaji dinamika keluarga dan perilaku konsumen dengan tujuan mewujudkan kesejahteraan keluarga. Fokus kajiannya mencakup pengembangan kualitas anak serta pemberdayaan keluarga dan konsumen. Kapasitas jurusan ini melalui jalur SNBP 2025 tercatat 48 kursi.
Dengan ragam pilihan tersebut, calon mahasiswa memiliki alternatif jurusan di luar arus utama, termasuk program studi yang menitikberatkan pelestarian budaya, pengembangan keahlian khusus, hingga kajian sosial yang aplikatif.

