BERITA TERKINI
Deretan Penata Musik di Balik Film Imlek “The Scent of Pho”

Deretan Penata Musik di Balik Film Imlek “The Scent of Pho”

Film “The Scent of Pho” menjadi debut film fitur sutradara Minh Beta dengan cerita berpusat pada Bapak Mui (diperankan Xuan Hinh), pemilik restoran pho yang terkenal. Keinginannya menemukan sosok penerus keahlian memasak memicu konflik dengan anak-anaknya, hingga pada akhirnya film ini menekankan pesan pengampunan dan saling memahami sebagai jalan keluar.

Dirilis pada hari pertama Tahun Baru Imlek, “The Scent of Pho” bersaing langsung dengan sejumlah judul lain, yakni “Tho Oi” karya Tran Thanh, “Nha Ba Toi Mot Phong” karya Truong Giang, serta “Bau Vat Troi Cho” karya Le Thanh Son. Meski berada di tengah persaingan tersebut, film ini tetap menarik perhatian dengan pendapatan yang dilaporkan mencapai hampir 38 miliar VND pada siang hari 3 Maret.

Selain cerita dan visual, aspek audio film ini turut menjadi sorotan. Musik “The Scent of Pho” memadukan melodi tradisional dengan pendekatan produksi kontemporer. Tangga nada pentatonik (Ho - Xu - Xang - Xe - Cong) digunakan sebagai elemen dasar, kemudian dimodifikasi dan disempurnakan agar sesuai dengan selera pendengar.

Sejumlah nama terlibat dalam penggarapan musik film ini, salah satunya Christian Gulino (Christian Dinh Gulino), musisi kelahiran Vietnam yang saat ini berkarya di London (Inggris), Kota Ho Chi Minh, dan Tokyo (Jepang). Sebagai Direktur Musik dan pemain keyboard, ia disebut berkontribusi pada tur global Kylie Minogue, Bryan Ferry, dan Sam Smith, serta terlibat dalam proyek-proyek besar untuk Square Enix.

Dalam “The Scent of Pho,” Christian Gulino memproduksi lagu “Pho Rap” dan menghadirkan elemen Xam—nyanyian rakyat tradisional Vietnam—yang dibawakan Xuan Hinh. Perpaduan rap yang modern dengan tema pho sebagai kuliner tradisional membentuk warna musik yang berbeda. Ia juga memasukkan unsur Cheo (opera tradisional Vietnam) dan Chau Van (nyanyian rakyat tradisional Vietnam) ke dalam proyek ini.

Nama lain yang terlibat adalah Masew (Le Tuan Anh), yang dikenal sebagai pelopor tren Future Bass dan kebangkitan musik kontemporer bernuansa musik rakyat di Vietnam. Ia dikaitkan dengan sejumlah lagu populer seperti “Tuy Am,” “Buon Cua Anh,” “Ex’s Hate Me,” “A Loi,” hingga “Bac Bling.” Dalam film ini, Masew menangani produksi dan aransemen lagu tema “The Old Man Gets Married.” Lagu tersebut bernuansa musik rakyat Vietnam Utara melalui penggunaan suara kecapi bulan dan seruling, dengan irama yang dinamis. Garapannya juga menonjolkan vokal khas Xuan Hinh bersama Hoa Minzy dan Tuan Cry.

Selain itu, film ini turut menghadirkan Ho Hoai Anh sebagai penata musik dan produser untuk lagu “Em Be Que” (Anak Desa). Sementara Hua Kim Tuyen menjadi produser musik untuk lagu tema film “Mui Ky Uc” (Aroma Kenangan), yang menggunakan tangga nada pentatonik dengan pengaruh kuat musik rakyat Vietnam Utara, dan dibawakan oleh sang sutradara sendiri.