Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, membentuk 16 kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk mendorong perkembangan industri pariwisata di wilayah setempat.
Kepala Disparpora Situbondo Sofwan Hadi mengatakan, pokdarwis dibentuk di desa-desa yang memiliki potensi wisata dan berfungsi untuk mendukung pengembangan destinasi di wilayah masing-masing. Ke depan, kelompok yang sudah terbentuk akan diperkuat dari sisi sumber daya manusia (SDM), manajemen, serta kemampuan lainnya.
Menurut Sofwan, keterlibatan pokdarwis menjadi salah satu kunci agar objek wisata dapat berkembang dengan baik. Ia menilai peran serta kelompok tersebut berpengaruh dalam upaya pengembangan objek wisata di Kabupaten Situbondo.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan amanah Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, yang mendorong pariwisata menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sofwan juga menyampaikan harapan bupati agar seluruh elemen masyarakat, termasuk pokdarwis di desa, dapat bahu-membahu menyukseskan Situbondo sebagai tujuan wisata pada 2019.
Sofwan menyebutkan, 16 pokdarwis itu tersebar di sejumlah desa yang memiliki potensi wisata, antara lain Desa Wonorejo, Banyuputih, Asembagus, Bantal, Kayumas, Curah Cottok, Mimbaan, Gelung, Olean, Sumbermalang, Talempong, Kalianget, Besuki, Pasir Putih, Bungatan, Klatakan, serta Pokdarwis Desa Klatakan.
Selain pembentukan kelompok, Disparpora juga telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan kader desa wisata. Bahkan, para kader desa wisata bersama kepala desa juga telah mengikuti kegiatan studi banding.

