BERITA TERKINI
DLH Banjarmasin Soroti Sampah di Festival Pasar Wadai Ramadan, Minta Pedagang dan Pengunjung Lebih Disiplin

DLH Banjarmasin Soroti Sampah di Festival Pasar Wadai Ramadan, Minta Pedagang dan Pengunjung Lebih Disiplin

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin menyoroti kondisi kebersihan kawasan Festival Pasar Wadai Ramadan di siring Nol Kilometer Banjarmasin. Meski menjadi agenda tahunan dan magnet wisata, persoalan sampah disebut masih menjadi masalah yang berulang, dengan temuan sampah berserakan di sejumlah titik.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, mengatakan petugas kebersihan rutin diterjunkan setiap malam setelah operasional pasar berakhir. Namun, volume sampah yang ditinggalkan aktivitas perdagangan dinilai masih tinggi.

“Setiap malam petugas kami turun setelah pasar tutup. Tapi memang dari pantauan sampah sisa aktivitas dagang masih banyak ditemukan berserakan,” kata Marzuki.

Ia menambahkan, kondisi yang lebih memprihatinkan adalah sampah sisa dagangan yang meluber hingga ke tengah jalan. Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata terkait jumlah petugas, melainkan juga rendahnya kesadaran kolektif, baik dari pedagang kaki lima maupun pengunjung.

Marzuki menilai perlu ada inisiatif dari pengunjung dan pedagang untuk merapikan sampah masing-masing sesuai arahan penyelenggara. Ia menyarankan langkah sederhana berupa penyediaan kantong plastik besar atau karung secara mandiri agar sampah tidak dibiarkan berserakan.

DLH juga mengingatkan bahwa kebersihan kawasan berdampak pada estetika dan kenyamanan, mengingat Festival Pasar Wadai merupakan salah satu objek wisata kota. Marzuki menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan event organizer (EO) agar kembali mengingatkan pedagang dan pengunjung untuk tidak meninggalkan sampah berhamburan setelah jam operasional, sekitar pukul 23.00 sampai 24.00 WITA.

Ia menegaskan pedagang diminta menyediakan kantong plastik besar atau karung di lapaknya untuk menampung sampah selama kegiatan berlangsung.