BERITA TERKINI
D’Masiv Rilis Single Bahasa Inggris “On Our Own”, Awali Langkah sebagai Band Independen

D’Masiv Rilis Single Bahasa Inggris “On Our Own”, Awali Langkah sebagai Band Independen

D’Masiv memulai babak baru dalam perjalanan karier mereka lewat single terbaru berjudul “On Our Own”. Lagu ini dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2026 melalui label independen MSV Records, menandai perubahan besar bagi band asal Jakarta tersebut setelah lebih dari dua dekade berkarya di industri musik Indonesia.

Kini berjalan sebagai grup independen, D’Masiv yang beranggotakan Rian Ekky Pradipta, Dwikky Marsall, Nurul Ramadhan, Rai Dinata, dan Wahyu Piaji menyebut “On Our Own” sebagai ruang eksplorasi musik yang lebih luas sekaligus upaya membuka akses ke pasar internasional. Single ini diproduseri Ryan Benyo, sementara video musiknya dijadwalkan tayang pada 2 Juni 2026 di YouTube dan disutradarai Dmaz Brodjonegoro.

Rian menjelaskan, “On Our Own” berangkat dari refleksi atas kehidupan modern yang dinilai penuh tekanan dan kepalsuan, namun tetap menyisakan harapan melalui kebersamaan. Ia menggambarkan lagu tersebut sebagai perjalanan manusia sejak lahir hingga menghadapi realitas hidup yang keras, dan bagaimana kebersamaan dapat menjadi pegangan.

Menurut Rian, judul “On Our Own” juga merepresentasikan keputusan D’Masiv untuk melangkah mandiri di industri musik. Ia menekankan bahwa kemandirian itu bukan untuk menunjukkan mereka berjalan sendiri, melainkan membuka peluang berkolaborasi dengan siapa pun demi ekspresi yang lebih lepas.

Dalam proses kreatif, D’Masiv bekerja sama dengan A&R Worldwide, perusahaan pengembangan artis asal Los Angeles. Dari kerja sama itu, mereka dipertemukan dengan Ryan Benyo, produser yang disebut pernah menangani Parachute, Sheppard, dan Lisa Loeb. Rian menyebut masukan Benyo membuat karakter produksi lagu ini berbeda dari karya-karya D’Masiv sebelumnya, sesuai dengan arah baru yang mereka inginkan.

Selain itu, D’Masiv turut menggandeng Mark Needham untuk proses mixing dan Howie Weinberg untuk mastering. Keduanya disebut memiliki pengalaman terkait ajang Grammy Awards.

“On Our Own” juga menjadi langkah serius D’Masiv menghadirkan karya berbahasa Inggris untuk memperluas jangkauan pendengar. Rian mengatakan keinginan membuat lagu berbahasa Inggris sudah ada sejak sekitar 10 tahun lalu, dan pada dua album terakhir mereka mulai menyisipkan satu lagu berbahasa Inggris. Ia menambahkan, target mereka adalah membuat album yang dapat dipahami lebih luas secara global.

Dari tiga lagu yang direkam di Los Angeles pada awal tahun ini, “On Our Own” dipilih sebagai pembuka karena dinilai paling mewakili identitas baru D’Masiv sebagai band independen, baik dari sisi musik, lirik, maupun semangat yang dibawa.

Untuk penggarapan visual, D’Masiv kembali menggandeng Dmaz Brodjonegoro yang kini dipercaya sebagai creative director. Rian menyebut Dmaz bertugas menjaga aspek citra dan visual, termasuk desain merchandise. D’Masiv juga memberi kebebasan kepada Dmaz untuk mengeksplorasi konsep video musik sesuai gagasannya, selama tetap menjaga benang merah identitas band.

Setelah perilisan “On Our Own”, D’Masiv menargetkan rilis satu hingga dua single tambahan sembari menyelesaikan album terbaru yang direncanakan meluncur pada awal 2027. Mereka juga menyimpan ambisi tampil di festival musik dunia seperti Glastonbury, Coachella, Lollapalooza, dan Fuji Rock, dengan harapan single ini menjadi pintu pembuka agar D’Masiv dikenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global.