Visinema Studios memproduksi film live-action “Na Willa”, adaptasi dari novel anak-anak karya Reda Gaudiamo. Proyek ini kembali mempertemukan tim kreatif di balik film “Jumbo”, yang disebut sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia.
Berdasarkan sinopsis yang dikutip dari situs imdb.com, “Na Willa” mengambil latar Surabaya pada era 1960-an. Cerita mengikuti perjalanan seorang gadis kecil dengan imajinasi yang hidup saat menjalani keseharian di tengah dinamika masyarakat Indonesia.
Kisah ini menghadirkan nuansa nostalgia, menyoroti kepolosan masa kanak-kanak serta hubungan keluarga yang menjadi fondasi tumbuh kembang seorang anak. Studio yang menggarap film ini menggambarkannya sebagai cerita yang menyentuh hati sekaligus perayaan atas kesederhanaan dan keindahan kehidupan keluarga Indonesia pada masa lampau.
“Na Willa” juga menjadi debut film live-action bagi Adriandhy, setelah sebelumnya menyutradarai dan menulis naskah film “Jumbo”. Tokoh utama akan diperankan pendatang baru Luisa Adreena, bersama Irma Rihi—yang disebut tampil dalam “Wanita dari Pulau Rote”—serta Junior Liem.
Presiden grup Visinema sekaligus CEO Visinema Studios, Herry Salim, mengatakan film ini membawa semangat yang membuat “Jumbo” menonjol. “Na Willa lebih dari sekadar mengadaptasi sebuah cerita, ia membawa semangat yang membuat 'Jumbo' begitu istimewa,” ujarnya. Ia menambahkan, “Dengan 'Na Willa', tujuan kami adalah menghadirkan film yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga menawarkan pengalaman visual dan emosional yang kaya, yang benar-benar menyenangkan dari awal hingga akhir.”
Saat ini “Na Willa” masih dalam tahap produksi dan dijadwalkan rilis pada 2026 di Indonesia.
Visinema Studios sebelumnya mencatat kesuksesan lewat “Jumbo”, yang disebut sebagai film Indonesia paling banyak ditonton sekaligus film animasi Asia Tenggara terlaris sepanjang masa. Perusahaan ini juga memperluas kerja sama produksi, termasuk proyek “Panggil Aku Ayah” bersama CJ ENM yang diadaptasi dari film box office Korea “Pawn”, serta kolaborasi terbaru dengan Pinkfong dalam episode spesial serial boneka “Domikado”.

