BERITA TERKINI
Fondation EDF Gelar Pameran “Saya dan Orang Lain” tentang Dampak Internet pada Identitas dan Interaksi Sosial

Fondation EDF Gelar Pameran “Saya dan Orang Lain” tentang Dampak Internet pada Identitas dan Interaksi Sosial

Fondation EDF akan menghadirkan pameran bertajuk Saya dan Orang Lain yang menyoroti bagaimana internet dan media sosial membentuk kehidupan manusia masa kini. Pameran gratis ini dijadwalkan berlangsung pada 13 Maret hingga 27 September 2026, dengan melibatkan 23 seniman dari Prancis dan mancanegara.

Pameran tersebut mengajak pengunjung merenungkan hubungan dengan teknologi digital terbaru, termasuk bagaimana teknologi dapat mengubah cara seseorang memandang dirinya sendiri, berinteraksi dengan orang lain, serta konsekuensi sosial yang muncul dari perubahan itu.

Berbagai aspek keseharian yang kini akrab di ruang digital—mulai dari notifikasi, tombol suka dan jumlah pengikut, aplikasi kencan, forum dan jejaring diskusi, aplikasi pencarian kerja, ensiklopedia daring, hingga video—menjadi bagian dari lanskap yang dibahas. Perubahan ini, sebagaimana digambarkan dalam pameran, turut menggeser cara orang bertemu, mencari informasi, dan berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal dibandingkan masa sebelumnya.

Para seniman yang terlibat tidak diarahkan untuk memberikan penilaian apakah transformasi digital tersebut baik atau buruk. Alih-alih menghakimi, mereka mengamati, menyoroti, dan mengilustrasikan kebiasaan-kebiasaan baru, sembari menawarkan sudut pandang yang lebih bernuansa tentang norma yang berkembang di dunia digital.

Selain karya seni, pameran ini juga diperkuat oleh kontribusi ilmuwan dan sosiolog yang meneliti keterkaitan antara dunia nyata dan dunia virtual. Pameran tidak bertujuan memisahkan keduanya, melainkan mengulas hubungan yang saling melengkapi atau bahkan berseberangan, serta pengaruhnya terhadap kehidupan, perilaku, dan identitas manusia.

Salah satu pesan yang ditekankan dalam pameran ini adalah bahwa di balik setiap profil dan interaksi digital terdapat manusia dengan cerita dan emosi. Melalui pendekatan seni dan kajian ilmiah, pameran mengingatkan bahwa di balik layar selalu ada individu dengan pengalaman dan perasaan yang nyata.