Grup musik For Revenge akan menggelar konser tunggal bertajuk Titik Sadrah sebagai bagian dari perayaan 20 tahun perjalanan mereka di industri musik. Konser ini dijadwalkan berlangsung di dua kota, yakni Bandung dan Kuala Lumpur.
Rencana konser tersebut diumumkan oleh Antara Suara, promotor musik yang berfokus pada penyelenggaraan konser tunggal dan tur musisi Indonesia. Bandung dan Kuala Lumpur dipilih sebagai tuan rumah bagi pendengar For Revenge yang ingin merayakan momen tersebut bersama.
CEO Antara Suara, Andri Verraning Ayu, menyatakan keyakinannya bahwa konser ini akan mendapat sambutan besar dari para pendengar setia For Revenge. Menurut Ayu, kekuatan For Revenge terletak pada lirik, aransemen, dan emosi yang dibangun dalam setiap lagu, yang dinilainya telah menjadi bagian dari keseharian banyak pendengar, terutama generasi muda.
“For Revenge bukan sekadar band. Lirik, aransemen, hingga emosi yang mereka bangun dalam setiap lagu telah menjadi bagian dari keseharian banyak pendengar, terutama generasi muda yang mencari ruang untuk merasa dimengerti. Saya sangat optimis konser ini akan disambut positif,” kata Ayu.
Ia juga menyinggung sejumlah karya For Revenge yang dikenal luas, seperti Perayaan Patah Hati dan Cinta Dalam Diam, yang menurutnya memiliki ikatan emosional kuat dengan penggemar. Ayu menilai konser ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan bentuk apresiasi terhadap karya-karya yang menemani perjalanan hidup banyak orang.
“Mereka yang tumbuh dengan Perayaan Patah Hati atau Cinta Dalam Diam pasti merasakan getaran yang sama. Penggemar di Bandung dan Kuala Lumpur sudah lama menanti kehadiran mereka. Ini bukan hanya konser, ini bentuk apresiasi nyata terhadap karya yang menemani perjalanan hidup banyak orang,” tambahnya.
Optimisme tersebut, menurut Ayu, juga didukung oleh meningkatnya permintaan dari fanbase For Revenge di berbagai platform media sosial serta komunitas musik independen. Bandung disebut sebagai salah satu pusat emosional musik alternatif Indonesia, sementara Kuala Lumpur dinilai sebagai pintu masuk menuju pasar internasional, sehingga keduanya dianggap strategis bagi basis penggemar For Revenge.