BERITA TERKINI
Gospel Dream Siap Gelar Rangkaian Konser Gospel Afro-Amerika di Gereja Ikonik Paris pada Mei 2026

Gospel Dream Siap Gelar Rangkaian Konser Gospel Afro-Amerika di Gereja Ikonik Paris pada Mei 2026

Chorale Gospel Dream dijadwalkan menggelar rangkaian konser pada Mei 2026 di sejumlah gereja ikonik di Paris. Pertunjukan ini menawarkan pengalaman musik yang merayakan harapan, persatuan, dan ketahanan melalui lagu-lagu dalam tradisi Gereja Afro-Amerika.

Selama bulan tersebut, Gospel Dream akan tampil di gereja-gereja yang berada di kawasan pusat Paris, termasuk area Champs-Elysées, La Madeleine, Saint-Michel, dan St Germain des Prés. Konser-konser ini diproyeksikan menghadirkan suasana imersif di ruang-ruang bersejarah, dengan latar yang berdekatan dengan sejumlah penanda kota seperti Opéra, Concorde, Arc de Triomphe, dan Menara Eiffel.

Gospel Dream telah berkarya selama lebih dari 30 tahun, membawa pesan universal tentang kehidupan, harapan, dan kebersamaan melalui musik gospel. Kelompok ini menampilkan tradisi musik Afro-Amerika dalam format paduan suara, dengan setiap pertunjukan dirancang sebagai momen untuk membangun keterhubungan spiritual sekaligus merayakan kebahagiaan bersama.

Formasi Gospel Dream disebut terdiri dari sekitar dua puluhan penyanyi profesional yang berasal dari Afrika, Kepulauan Antillen, dan Amerika. Dengan busana ungu sebagai ciri penampilan, mereka membawakan repertoar dari himne tradisional hingga lagu-lagu yang dikenal luas, seperti “Amazing Grace”, “Go Down Moses”, “This Little Light of Mine”, dan “Oh Happy Day”, yang akan bergema di dalam balairung gereja-gereja bersejarah Paris.

Kelompok ini didirikan lebih dari tiga puluh lima tahun lalu oleh Alain Ajavon, yang memiliki latar keluarga dengan tradisi keimanan dan musik. Ajavon disebut berasal dari Togo dan Benin, serta mengikuti jejak ayahnya yang sebelumnya memproduksi kuartet gospel di Paris. Dalam narasi yang dibawa di atas panggung, Gospel Dream menekankan dimensi sejarah dan daya tahan yang melekat pada lagu-lagu gospel, termasuk ingatan tentang perbudakan, sekaligus pesan cinta, ketahanan, dan perdamaian yang melampaui batas keyakinan.

Gospel Dream dipandu oleh sutradara musik David Kizimo bersama asistennya, Michael Lawrence. Ansambel ini disebut bersifat lintas generasi dan pada kesempatan tertentu didukung oleh pemain saksofon dan/atau pianis, untuk membangun atmosfer yang mendorong keterlibatan penonton.

Sejumlah tanggal konser pada Mei 2026 yang dicantumkan meliputi: Selasa, 19 Mei 2026 pukul 20.30 di Chapelle Saint Germain-Des-Prés; Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 20.30 di Katedral Amerika; serta Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 20.30 di Katedral Amerika.

Selain konser, Gospel Dream juga disebut akan menyelenggarakan workshop bernyanyi bagi penggemar, baik anak-anak maupun dewasa, untuk memperpanjang pengalaman di luar pertunjukan.

Rangkaian konser ini diposisikan sebagai perayaan musik gospel yang menekankan kebersamaan dan pengalaman lintas budaya, terbuka bagi penikmat musik tanpa memandang latar belakang kepercayaan.