Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan agar penyelenggaraan haul untuk para ulama Betawi dijadikan agenda tahunan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta setiap Juni. Usulan itu disampaikan Pramono saat berbuka puasa bersama warga di Masjid Jami Al Istiqomah, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).
Menurut Pramono, haul tersebut ditujukan untuk mendoakan para ulama Betawi yang dinilai berjasa besar dalam penyebaran agama Islam di Jakarta. Ia menilai tidak banyak provinsi yang memiliki kehidupan keagamaan yang kuat seperti Jakarta, dan kondisi itu diyakininya tidak lepas dari kontribusi para ulama dalam syiar Islam.
Pramono menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar haul ulama Betawi di kawasan Monas. Dengan jumlah ulama yang banyak, kegiatan itu diperkirakan melibatkan sekitar 50 hingga 100 ulama untuk didoakan bersama.
Ia meyakini kegiatan tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat maupun Pemprov DKI Jakarta. Pramono juga menekankan pentingnya hubungan yang baik antara ulama, umara, dan masyarakat.
Selain itu, Pramono menyampaikan rencana penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) hingga tingkat kelurahan. Para pemenang rencananya akan diberi hadiah umrah. Ia berharap pelaksanaan MTQ yang menjangkau hingga kelurahan, kecamatan, bahkan kemungkinan RT/RW dapat berlangsung lebih meriah sekaligus menjaring bakat lebih luas.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama di Masjid Jami Al Istiqomah dan peran ulama setempat. Ia menilai masjid memiliki fungsi penting sebagai ruang ibadah, penopang moral dan spiritual masyarakat, sekaligus perekat persaudaraan warga.
Pramono juga menyampaikan keyakinannya bahwa ulama yang mendirikan masjid tersebut merupakan sosok yang mendapat syafaat karena doa yang terus mengalir dari siapa pun yang datang beribadah.

