BERITA TERKINI
Ibadah Kenaikan Yesus di Gunungsitoli Bahas Empat Alasan Yesus Naik ke Sorga

Ibadah Kenaikan Yesus di Gunungsitoli Bahas Empat Alasan Yesus Naik ke Sorga

GUNUNGSITOLI — Gereja Keluarga Allah Nias menggelar Ibadah Kenaikan Yesus pada Kamis, 15 Mei 2026. Ibadah tersebut mengangkat tema “Agenda Dibalik Kenaikan Yesus ke Sorga” dan disampaikan oleh pengkhotbah Pastor Lucky Deri Putra Harefa.

Dalam khotbahnya, Pastor Lucky menekankan bahwa kenaikan Yesus memiliki pesan dan tujuan tertentu. Ia menyampaikan ada empat alasan utama mengapa Yesus naik ke sorga.

Pertama, menurut Pastor Lucky, kenaikan Yesus terjadi karena misi penebusan telah selesai. Ia menjelaskan bahwa misi Yesus di dunia adalah menebus dosa manusia dan di kayu salib Yesus menyatakan “Sudah selesai.” Ia juga menegaskan bahwa keselamatan tidak didasarkan pada kebaikan manusia, melainkan anugerah dari Tuhan Yesus. “Keselamatan bukan hadiah bagi orang sempurna. Keselamatan adalah anugerah bagi setiap kita yang berdosa,” ujarnya.

Ia menambahkan, respons yang diminta atas keselamatan tersebut adalah menerimanya, termasuk menerima kesembuhan, kemenangan, pemulihan, keajaiban, dan kasih karunia.

Kedua, ia menyampaikan bahwa Yesus naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi umat. Dalam bagian ini, Pastor Lucky menyoroti kegelisahan iman yang dapat muncul akibat berbagai pengajaran dunia, termasuk ketidakpastian tentang apa yang terjadi setelah kematian. Ia mengatakan banyak orang takut mati karena tidak memahami kehidupan setelah kematian, dan mengajak jemaat mengikuti Yesus yang disebutnya telah mengalahkan kematian dan hidup.

“Artinya orang Kristen siap mati, bukan takut mati. Karena dimana Yesus berada maka disitulah Yesus inginkan kita berada. Apa yang membedakan kematian kita dengan orang yang tidak percaya Kristus, yakni kuasa kematian tidak berkuasa atas hidup kita, karena dosa kita sudah ditebus,” kata Pastor Lucky.

Ia juga mengajak jemaat hidup dengan perspektif kekekalan, mengikatkan diri pada perkara rohani, serta menggunakan hidup untuk melayani Tuhan dan menjadi berkat.

Ketiga, Pastor Lucky menyebut Yesus naik ke sorga untuk menjadi pengantara dan pembela. Ia menegaskan bahwa kenaikan Yesus bukan berarti meninggalkan umat, melainkan menjadi pembela di sorga. Ia menyampaikan bahwa ketika dosa “menggugat,” Yesus berada “di tim” umat, sehingga umat disebutnya lebih dari pemenang.

Keempat, ia menjelaskan bahwa Yesus naik ke sorga untuk mengutus Roh Kudus sebagai penolong. Menurutnya, Yesus tidak menjanjikan jalan hidup yang selalu mudah, tetapi menjanjikan pendamping yang menguatkan, menolong, dan menghibur.

“Maka itu ajak Roh Kudus mendampingi kita setiap hari. Kalau gelisah jangan cari jawaban di media sosial, temui Yesus, cari Roh Kudus. Belajar diam dihadiratnya. Saya berdoa kita menjadikan Roh Kudus menjadi tempat bersandar,” ujarnya.

Pastor Lucky menutup pesannya dengan menegaskan bahwa dalam momen Kenaikan, Yesus akan selalu bersama umat, dan ia mengajak jemaat melibatkan Roh Kudus dalam setiap keadaan hidup.