Atrium Royal Plaza Surabaya ramai pada Sabtu (17/1/2026) saat SMP dan SMA Insan Cendekia Mandiri Boarding School (ICMBS) Sidoarjo tampil dalam Pameran Sekolah Islam Favorit Majalah Nurani. Melalui pertunjukan bakat siswa, ICMBS memukau pengunjung dengan sejumlah penampilan, mulai dari parade semaphore, tarian nusantara, banjari, dan atraksi lainnya.
Di sela kegiatan, Direktur ICMBS Dr. Margono memaparkan arah pendidikan yang dikembangkan sekolah tersebut untuk menyiapkan generasi masa depan menghadapi tantangan global. Ia menyebut konsep pendidikan di ICMBS disusun mengikuti perkembangan paradigma pendidikan dunia.
“Kami mengembangkan konsep pendidikan di SMP dan SMA ICMBS dengan mengikuti alur paradigma pendidikan dunia, mulai dari behavioristik, humanistik, hingga era learning power,” ujar Dr. Margono dalam sambutannya.
Dr. Margono juga menyoroti kondisi pendidikan dan sosial di Indonesia, termasuk data yang menurutnya menunjukkan angka kemiskinan yang masih cukup besar. Ia menegaskan perlunya pembenahan pendidikan secara sungguh-sungguh.
“Kita tidak boleh diam saja. Kita harus menata pendidikan ini dengan sebaik-baiknya. Di ICMBS, kami telah masuk ke wilayah learning power yang fokus mengembangkan tiga pilar utama: Karakter, Kompetensi, dan Kreativitas,” tegasnya.
Menurutnya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu yang sukses dan siap memimpin perlu memiliki karakter yang kuat, kompetensi yang mumpuni, serta daya inovasi atau kreativitas yang tinggi.
Ia menambahkan, sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Sarirogo No. 1, Sidoarjo, berkomitmen memperkuat jati diri bangsa melalui penguatan karakter dasar dan karakter inersi. Dr. Margono menilai karakter tersebut mulai berkurang di lingkungan pelajar, sehingga perlu dikembalikan melalui pendekatan pendidikan yang berakar pada nilai-nilai bangsa.
“Karakter inilah yang sekarang mulai ‘tandus’ di lingkungan pelajar. Kami ingin mengembalikan konsep pendidikan ini ke akar jati diri bangsa Indonesia yang sebenarnya, guna melahirkan pemimpin yang berkarakter dan visioner,” imbuhnya.
Penampilan para santri di panggung utama Royal Plaza disebut menjadi bagian dari pengembangan minat dan bakat yang dijalankan di ICMBS. Selama pameran berlangsung, pengunjung juga dapat berkonsultasi mengenai program pendidikan yang ditawarkan melalui stand ICMBS hingga acara berakhir.
Informasi pendaftaran, menurut keterangan panitia, dapat diperoleh melalui situs resmi ICMBS atau dengan datang langsung ke kampus pusat di Sidoarjo.

