BERITA TERKINI
Intelijen Iran Tuduh AS dan Israel Masih Berupaya Gulingkan Republik Islam

Intelijen Iran Tuduh AS dan Israel Masih Berupaya Gulingkan Republik Islam

Kementerian Intelijen Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel masih berupaya menggulingkan Republik Islam Iran serta memecah belah negara tersebut, di tengah kembali memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang dikutip Rabu (27/5), Iran menyatakan upaya itu kini ditempuh melalui jalur nonmiliter setelah dinilai gagal dilakukan lewat perang terbuka. “Musuh kini mengejar melalui cara lain tujuan menggulingkan dan memecah belah negara, yang secara terbuka mereka nyatakan di awal perang baru-baru ini namun gagal dicapai melalui serangan militer,” demikian pernyataan Kementerian Intelijen Iran.

Iran juga mengklaim telah memperoleh informasi terkait rencana AS dan Israel untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran. Selain itu, pemerintah Iran menuding adanya penyelundupan senjata, amunisi, serta perangkat komunikasi ilegal, termasuk Starlink yang memungkinkan akses internet berbasis satelit.

Tuduhan tersebut muncul ketika hubungan Iran dan Israel terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara diketahui telah lama terlibat dalam perang bayangan yang mencakup operasi sabotase terhadap fasilitas nuklir Iran hingga pembunuhan ilmuwan yang dikaitkan dengan operasi intelijen.

Konflik disebut memuncak setelah perang 12 hari yang terjadi tahun lalu. Perang itu menjadi bentrokan terbuka terbesar antara Iran dan Israel, setelah sebelumnya kedua negara hanya terlibat serangan balasan sporadis sepanjang 2024.