Co-CEO DC Studios, James Gunn, kembali menanggapi spekulasi mengenai masa depan karakter The Flash di semesta DC Universe (DCU). Pernyataan ini muncul setelah beredarnya foto aktor Grant Gustin dengan rambut pirang yang memicu dugaan ia akan kembali memerankan Barry Allen.
Rumor tersebut cepat menyebar di kalangan penggemar, terutama di media sosial. Sejumlah warganet mengaitkan perubahan warna rambut Gustin dengan tampilan Barry Allen di komik yang dinilai lebih akurat. Di Threads, seorang penggemar bahkan menulis, “If Grant Gustin is not The Flash of the DCU, we will riot, if it’s Elliot Page…. You hate Flash fans even more. #gustinornothin.”
Gunn merespons langsung komentar tersebut. Ia menolak narasi soal “kerusuhan” yang kerap muncul dalam perdebatan penggemar, sekaligus menegaskan posisinya terkait rumor casting. “I keep being told people are going to riot over things, but I am as of yet to see a riot. Love Grant, by the way. I don’t know what Elliot has to do with anything,” tulis Gunn, sebagaimana dihimpun Mureks, Minggu (18/1/2026).
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait kemunculan The Flash dalam proyek-proyek DCU mendatang. Gunn sebelumnya juga sempat menyinggung ketidakpastian status sejumlah karakter di DCU dalam siniar Peacemaker tahun lalu, termasuk The Flash dan Wonder Woman.
“Yeah, are they canon? I don’t know. We’ll have to wait and see. I mean, they’ll exist eventually. Whether they exist now, I don’t know,” ujar Gunn kala itu.
Sejauh ini, fokus pengembangan DCU disebut lebih condong pada karakter seperti Supergirl, Lanterns, serta versi Batman yang akan hadir di semesta berbeda. DC Studios pun belum menyampaikan rencana konkret mengenai The Flash, sehingga penggemar diminta menunggu pengumuman resmi terkait arah karakter-karakter ikonik tersebut di DCU.

