BERITA TERKINI
Jejak Peran Oona Chaplin di Film dan Serial, dari The Hour hingga Avatar: Fire and Ash

Jejak Peran Oona Chaplin di Film dan Serial, dari The Hour hingga Avatar: Fire and Ash

Nama Oona Chaplin dikenal lewat sejumlah peran yang beragam, mulai dari drama periodik, serial fantasi, hingga kisah berlapis tentang dampak teknologi. Berikut tujuh film dan serial yang menandai perjalanan kariernya, dari The Hour hingga proyek terbarunya di semesta Avatar.

The Hour (2011-2012)
Dalam drama serial BBC berlatar era 1950-an ini, Chaplin memerankan Marnie Madden, peneliti berita yang cerdas, ambisius, dan penuh rasa ingin tahu. Karakternya digambarkan sebagai perempuan muda yang berani menantang batasan di dunia jurnalisme yang didominasi pria. The Hour menyorot dinamika di balik layar program berita televisi Inggris pada masa pasca Perang Dunia II, termasuk idealisme para jurnalis muda yang berupaya menyampaikan kebenaran di tengah tekanan politik, kekuasaan, dan intrik personal.

Game of Thrones (2012-2013)
Chaplin meraih perhatian global lewat perannya sebagai Talisa Maegyr, seorang tabib asal Volantis yang kemudian menjadi istri Robb Stark. Talisa digambarkan cerdas, berempati, dan memegang prinsip, hadir sebagai karakter yang berbeda dari kebanyakan bangsawan di Westeros. Dalam serial fantasi epik HBO yang berpusat pada perebutan kekuasaan antarkeluarga besar di Westeros, kehadiran Talisa memberi dimensi romantis sekaligus tragis dalam perjalanan Robb Stark.

Black Mirror (2014)
Chaplin tampil dalam episode spesial Natal “White Christmas” sebagai Greta, perempuan yang terseret konsekuensi mengerikan dari teknologi canggih yang mengaburkan batas privasi, kesadaran, dan hukuman sosial. Sebagai serial antologi yang mengeksplorasi sisi gelap teknologi modern, Black Mirror menghadirkan kritik tentang isolasi, kontrol, dan moralitas di era digital melalui cerita yang disusun dalam beberapa lapisan yang saling terhubung.

Taboo (2017)
Berlatar London tahun 1814, Taboo mengikuti kembalinya James Delaney (Tom Hardy), petualang misterius yang lama dianggap mati, untuk merebut warisan ayahnya dan sebidang tanah strategis yang diperebutkan banyak pihak. Dalam serial beratmosfer kelam yang dipenuhi intrik politik dan unsur mistisisme ini, Chaplin memerankan Zilpha Geary, saudari tiri sang tokoh utama. Zilpha digambarkan rapuh dan tertekan oleh norma sosial, namun menyimpan konflik batin mendalam, menjadikannya pusat tragedi emosional yang kuat di tengah rangkaian rahasia dan kekerasan.

The Longest Ride (2015)
Film drama romantis ini mengisahkan dua kisah cinta dari generasi berbeda yang saling terhubung: pasangan muda yang berjuang mempertahankan hubungan, serta kisah cinta lama yang diwarnai pengorbanan. Chaplin tampil sebagai sahabat dekat tokoh utama, seorang mahasiswa seni yang mendukung perjalanan emosional karakter perempuan. Karakternya memberi sudut pandang rasional dan hangat dalam cerita yang menonjolkan tema cinta, seni, dan kenangan.

My Dinner with Hervé (2018)
My Dinner with Hervé berfokus pada satu malam penting dalam kehidupan Hervé Villechaize (Peter Dinklage), aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Tattoo di serial Fantasy Island. Cerita bermula dari pertemuannya dengan Danny Tate (Jamie Dornan), jurnalis yang tengah terpuruk secara profesional dan personal. Sepanjang perjalanan mereka berkeliling Los Angeles, percakapan demi percakapan membuka refleksi tentang popularitas, luka batin, dan kesepian. Chaplin memerankan Katie, figur yang berperan signifikan dalam kehidupan Danny dan merefleksikan sisi gelap masa lalunya, termasuk perjuangan melawan kecanduan alkohol serta relasi yang tidak sehat.

Avatar: Fire and Ash (2025)
Dalam kelanjutan saga Avatar ini, Chaplin berperan sebagai Varang, pemimpin klan Ash (Ash People), kelompok Na’vi baru yang diperkenalkan di Pandora. Varang digambarkan sebagai pemimpin tegas dan karismatik dengan pandangan keras terhadap konflik yang melanda Pandora, menghadirkan nuansa moral yang lebih kompleks. Film ini melanjutkan eksplorasi dunia Pandora dengan memperkenalkan klan Ash yang memiliki keterikatan kuat dengan elemen api dan lanskap vulkanik, serta merepresentasikan sisi Pandora yang lebih brutal dan penuh amarah.