Turnamen Kapolres Cup Mini Soccer 2026 yang digelar di Lapangan HOP 1, Kelurahan Satimpo, Bontang, resmi berakhir pada Rabu (13/5/2026) setelah rangkaian kegiatan selama sepekan.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano mengatakan, total 32 tim ambil bagian dalam turnamen ini. Partai final mempertemukan Setwan FC melawan Tidar FC, setelah keduanya melewati fase grup, 16 besar, 8 besar, hingga semifinal. Ratusan warga turut hadir menyaksikan pertandingan.
Selain pertandingan, kegiatan ini juga melibatkan pelaku usaha di sekitar lokasi. AKBP Widho menyebut turnamen mini soccer dipilih karena olahraga tersebut populer dan dapat mendorong perputaran ekonomi melalui keterlibatan puluhan pedagang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bontang yang memfasilitasi lapangan mini soccer berstandar internasional. Menurutnya, Kapolres Cup direncanakan menjadi agenda tahunan, dan tim yang belum meraih hasil maksimal dapat kembali mencoba pada 2027.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menyatakan antusiasmenya terhadap penutupan kegiatan tersebut. Ia menilai event seperti ini memberi manfaat bagi pelaku usaha sekaligus menjadi hiburan bagi warga. Neni menyebut turnamen serupa akan lebih rutin digelar, dengan target minimal tiga bulan sekali.
Dalam turnamen ini, panitia menyiapkan hadiah uang tunai untuk para pemenang. Juara pertama mendapat Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp10 juta. Penghargaan individu meliputi top skor, pemain terbaik, dan kiper terbaik masing-masing Rp1 juta, sementara best supporter mendapat Rp2 juta.
Penutupan Kapolres Cup juga diisi laga eksibisi antara tim TNI/Polri melawan tim Pemerintah Kota Bontang. Tim TNI/Polri diperkuat Kapolres, Dandim, Danyon, dan jajaran. Sementara tim Pemkot diikuti Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, anggota DPRD Alfin, Yasser Arafat, Heri Keswanto, serta pejabat Pemkot Bontang.
Pada babak pertama, tim Pemkot dan DPRD unggul 3-0. Dua gol dicetak Andi Faizal Sofyan Hasdam, sedangkan satu gol lainnya dicetak Alfin. Tim TNI/Polri kemudian memperkecil ketertinggalan lewat gol Komandan Batalyon Arhanud 07/ABC, disusul gol bunuh diri yang membuat skor berubah. Di akhir laga, tim TNI/Polri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti dan dimenangi tim ASN dan DPRD dengan skor 2-1.