BERITA TERKINI
Kasanga Fest Denpasar 6–8 Maret Digelar Tanpa Konser Musik, Fokus pada Seni Budaya dan Parade Ogoh-ogoh

Kasanga Fest Denpasar 6–8 Maret Digelar Tanpa Konser Musik, Fokus pada Seni Budaya dan Parade Ogoh-ogoh

DENPASAR — Kasanga Festival (Kasanga Fest) Denpasar akan digelar pada 6 hingga 8 Maret. Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan tahun ini tidak disertai konser musik.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu (4/3) di Graha Yowana Suci (GYS). Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan Kasanga Fest tahun ini lebih menekankan pertunjukan seni dan budaya, tanpa menghadirkan musik modern seperti sebelumnya. Selama tiga hari, rangkaian acara akan diisi berbagai lomba dan pertunjukan seni.

Pada pembukaan Kasanga Fest 2026 yang berlangsung 6 Maret, pertunjukan 16 besar ogoh-ogoh tidak dilakukan terpusat di satu titik. Penyelenggara menerapkan konsep parade, dengan atraksi berlangsung sepanjang perjalanan, menyerupai peed aya pada Pesta Kesenian Bali (PKB).

“Sebagai gantinya, sistem karnaval atau mapeed akan diterapkan agar penonton tersebar di berbagai titik sepanjang rute parade sehingga tidak terjadi penumpukan massa seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Arya Wibawa.

Rute pawai dimulai dari depan Jayasabha atau rumah jabatan Gubernur Bali, berkeliling satu kali di kawasan Catur Muka, kemudian bergerak ke arah selatan hingga berakhir di Jalan Gajah Mada, ujung selatan Lapangan Puputan Badung. Parade ogoh-ogoh berlangsung sepanjang 290 meter.

Menurut Arya Wibawa, pola pertunjukan yang tidak tersentralisasi ditujukan agar penonton tidak terkonsentrasi di satu titik. Untuk mendukung kelancaran, jalur di sepanjang Jalan Udayana akan dipasangi pembatas atau barrier guna memastikan tidak ada penonton atau orang di luar regu yang masuk ke barisan belakang ogoh-ogoh saat atraksi berlangsung.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Kasanga Fest I Gede Yogi Pramana menyampaikan bahwa 16 besar ogoh-ogoh akan memasuki kawasan Catur Muka sejak 6 Maret dini hari hingga batas maksimal pukul 14.00 WITA. Ogoh-ogoh akan langsung parkir di pinggir Jalan Surapati (depan Jayasabha) hingga Jalan Kaliasem.

“Setelah parade usai, ogoh-ogoh akan masuk ke Lapangan Puputan dan dipajang selama 3 hari,” ujarnya.

Selain parade utama, Kasanga Fest juga dimeriahkan lomba ogoh-ogoh mini, sketsa, dan tapel, serta pertunjukan barong, baleganjur, dan parade ogoh-ogoh IGTKI. Stan kuliner yang tersedia difokuskan pada makanan tradisional Bali yang dikelola para STT, disertai penerapan manajemen sampah untuk memilah limbah selama acara berlangsung.