BERITA TERKINI
Taemin SHINee Jadi Solois K-pop Pertama yang Didedikasikan dalam Pameran di Grammy Museum

Taemin SHINee Jadi Solois K-pop Pertama yang Didedikasikan dalam Pameran di Grammy Museum

Taemin, anggota SHINee, akan menjadi pusat perhatian dalam pameran baru di Grammy Museum, Los Angeles, Amerika Serikat, pada April mendatang. Ia disebut sebagai artis solo K-pop pertama yang mendapat pameran yang didedikasikan secara khusus di museum tersebut.

Pameran bertajuk TAEMIN: Performer. Artist. Icon ini dijadwalkan berlangsung pada 1 April hingga 25 Mei. Pameran tersebut akan menelusuri evolusi Taemin, penyanyi berusia 32 tahun, sebagai salah satu penampil yang dikenal dinamis dalam musik kontemporer.

Selain menyoroti perjalanan artistiknya, pameran ini juga menampilkan pilihan pakaian panggung khas Taemin serta sejumlah kenang-kenangan pribadi. Dalam pernyataan yang dikutip Korea Times, Taemin mengatakan setiap penampilan merupakan cerita yang ia bagikan kepada penggemar, dan berbagai pakaian serta artefak itu menyimpan kenangan momen-momen di atas panggung.

Ia juga berharap pengunjung dapat merasakan gairah dan kecintaannya pada musik yang membimbing perjalanan kariernya. Taemin menyebut dirinya merasa terhormat karena pakaian panggungnya dipajang di Grammy Museum.

Dalam pameran tersebut, pengunjung dapat melihat dua kostum khas Taemin, yakni busana merah dan hitam yang digunakan dalam tur dunia Ephemeral Gaze pada 2024–2025, serta tampilan serba putih yang dikenakan dalam tur arena Veil dan saat tampil di The Kelly Clarkson Show.

Sejumlah barang lain juga dipamerkan, termasuk monitor in-ear, mikrofon putih yang digunakan di panggung, lightstick resmi, serta catatan tulisan tangan untuk para penggemar.

Pameran ini akan ditempatkan di lantai empat Grammy Museum. Taemin akan berbagi lantai yang sama dengan galeri permanen yang didedikasikan untuk ikon pop Michael Jackson.

Kurator Grammy Museum, Kelsey Goelz, menyebut Taemin sebagai artis berpengaruh dengan dampak yang melampaui panggung. Ia menilai penampilan khas, gaya inovatif, dan visi artistik Taemin turut membantu membentuk kebangkitan global K-pop, sehingga museum merasa terhormat dapat memamerkan pakaian panggung dan artefak yang merepresentasikan karya serta dampak budayanya.

Pameran ini juga bertepatan dengan debut Taemin di festival Coachella mendatang. Taemin disebut akan menjadi artis solo K-pop pria pertama yang tampil di festival musik di Amerika Serikat tersebut.

Taemin meraih popularitas bersama SHINee sejak debut pada 2008, sebelum kemudian dikenal sebagai solois lewat sejumlah lagu, termasuk Danger, Move, dan Want.