Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya wellness atau kesejahteraan dinilai terus meningkat, terutama terkait kesehatan mental dan emosional. Founder sekaligus Coach SANA Studio, Laila Munaf, mengatakan perhatian publik kini tidak lagi terbatas pada kebugaran fisik semata.
“Masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesejahteraan, bukan hanya secara fisik tetapi juga mental dan emosional,” ujar Laila saat acara Ulang Tahun ke-5 AIA Vitality pada 5 Maret 2026.
Menurut Laila, peningkatan kesadaran tersebut dipengaruhi sejumlah faktor. Ia menilai media sosial, komunitas kebugaran, serta akses informasi wellness yang kian mudah mendorong lebih banyak orang Indonesia untuk mulai menerapkan perubahan kecil dalam keseharian. “Media sosial, komunitas kebugaran, serta akses informasi wellness yang lebih mudah telah mendorong banyak orang Indonesia untuk mulai mengambil langkah kecil namun berarti menuju hidup yang lebih sehat,” katanya.
Dalam upaya mendukung gaya hidup sehat, program kesehatan dan kebugaran AIA Vitality turut membagikan berbagai informasi, termasuk langkah-langkah untuk mengatasi perut buncit yang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengurangi kepercayaan diri. Sejumlah kebiasaan yang disarankan menekankan pentingnya konsistensi.
Beberapa cara yang disebutkan antara lain menjaga pola makan sehat dengan membatasi konsumsi gula, gorengan, dan makanan olahan, serta memperbanyak asupan serat dan protein agar kenyang lebih lama dan mendukung pembakaran lemak perut. Selain itu, tidur cukup juga dinilai penting karena kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres (kortisol) yang berpotensi memicu penumpukan lemak di perut. Durasi tidur ideal disebut sekitar 7–9 jam per malam.
Aktivitas fisik juga menjadi bagian dari anjuran, seperti latihan inti—plank, sit-up, dan crunches—yang dapat membantu mengencangkan otot pinggang. Latihan tersebut disebut lebih efektif bila dipadukan dengan kardio seperti lari, bersepeda, atau skipping. Kebiasaan lain yang disorot adalah mencukupi kebutuhan minum air putih guna membantu metabolisme tetap optimal dan mencegah kembung.
Manajemen stres juga disebut berperan, misalnya dengan relaksasi, meditasi, atau menjalani hobi yang menyenangkan. Stres kronis dikaitkan dengan peningkatan hormon kortisol yang dapat memicu penumpukan lemak di perut. Selain itu, aktivitas di luar ruangan dinilai bermanfaat karena paparan sinar matahari membantu produksi vitamin D, meningkatkan suasana hati, dan menjaga energi lebih stabil. Mengurangi konsumsi alkohol juga disebut dapat menurunkan risiko perut buncit sekaligus menjaga kesehatan hati.
Chief Marketing Officer AIA Indonesia, Kathryn Parapak, mengatakan timnya berupaya membangun kebiasaan sehat yang terproteksi untuk membantu mengurangi risiko kesehatan jangka panjang. “Kami bangga melihat pertumbuhan yang signifikan dan perubahan perilaku nyata yang terjadi ketika masyarakat mendapatkan dukungan, edukasi, dan reward yang tepat,” ujarnya.
Kathryn menambahkan, penguatan rasa kebersamaan juga didorong melalui aktivitas komunitas, termasuk AIA Vitality Women’s 10K dan AIA Vitality Live. Kegiatan tersebut diharapkan mempertemukan ribuan peserta dalam ruang positif yang merayakan gerakan dan kebugaran.
Acara itu dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dengan kategori jarak 5 kilometer dan 10 kilometer. “Kami ingin menghadirkan ruang yang memberdayakan perempuan untuk memulai atau melanjutkan perjalanan wellness mereka,” kata Kathryn.

