PEKANBARU — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Riau, Peri Akri, menegaskan komitmennya memperkuat fondasi organisasi partai di tingkat daerah sebagai langkah strategis menghadapi agenda nasional, termasuk Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta.
Peri Akri, yang menerima mandat kepemimpinan DPD PRI Riau dari Ketua Umum PRI Muhammad Nazaruddin, menyampaikan bahwa pembentukan dan penguatan struktur organisasi partai mulai dari tingkat DPD hingga DPC ditargetkan selesai pada Mei 2026. Menurutnya, kesiapan struktur menjadi dasar penting untuk membangun konsolidasi politik yang kuat dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh struktur partai sudah rampung dan siap mengikuti Rapat Kerja Nasional di kantor PRI di Jakarta,” ujar Peri dalam keterangannya, Kamis (21/05/2026), di salah satu hotel di Pekanbaru.
Ia menilai penyusunan struktur organisasi merupakan langkah awal untuk menghadirkan PRI sebagai wadah politik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Peri juga menyatakan optimistis PRI dapat membangun kekuatan kolektif bersama rakyat untuk mendorong pembangunan daerah, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan dinamika politik yang sesuai dengan harapan publik.
“Bismillah, dengan struktur partai yang sudah rampung ini saya yakin PRI akan semakin dekat dengan masyarakat dan tumbuh bersama rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Peri menjelaskan keputusannya bergabung dan aktif membesarkan PRI didasarkan pada kesesuaian visi partai dengan latar belakang pemikiran dan pendekatan akademis yang selama ini ia pegang. Menurutnya, PRI hadir dengan gagasan dan arah politik yang menawarkan pendekatan berbeda dibanding partai politik pada umumnya.
“Partai PRI ini memiliki kesamaan dengan visi dan misi yang saya yakini. Ada sejumlah nilai dan perspektif yang sejalan sehingga saya siap untuk turut membesarkan PRI,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Peri Akri mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa melalui jalur politik yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menilai era digitalisasi membuka ruang lebih luas bagi anak muda untuk berkontribusi dan mewujudkan gagasan perubahan melalui partisipasi politik.
“Mari siapkan masa depan politik bersama Partai Rakyat Indonesia. Bersama kita wujudkan mimpi dan kemajuan di era digital,” tutupnya.