Kosgoro 1957 mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Besar (Mubes) V yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026 di Jakarta. Agenda lima tahunan organisasi pendiri Partai Golkar itu diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi sekaligus penentuan arah organisasi ke depan.
Ketua Umum Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan, rapat pleno organisasi yang digelar pada 28 April 2026 menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Mubes. Ia menekankan komitmen organisasi untuk menyelenggarakan Mubes secara demokratis dan transparan.
“Rapat pleno ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan organisasi, sekaligus menegaskan komitmen kita untuk menyelenggarakan Mubes secara demokratis dan transparan,” ujar Dave dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).
Selain membahas kesiapan teknis, rapat pleno juga menyoroti pentingnya proses pengambilan keputusan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.
Ketua PPK Kosgoro 1957 La Ode Safiul Akbar menyebut Mubes V akan menjadi forum strategis untuk merumuskan program organisasi dalam lima tahun mendatang. Ia menilai Kosgoro 1957 perlu memperkuat peran kaderisasi dan pemberdayaan ekonomi agar tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
“Kosgoro 1957 harus menjadi solusi menghadapi tantangan-tantangan dan memenangkan masa depan dengan menjaga akar, membaca zaman, dan menyiapkan generasi penerusnya,” ujar La Ode.
Dalam konteks penguatan ekonomi, La Ode mendorong pengembangan koperasi modern berbasis digital untuk mendukung kader muda sekaligus ekonomi masyarakat. Ia juga menilai Kosgoro 1957 perlu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat melalui program-program yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi dan teknologi.
“Kader Kosgoro 1957 harus menjadi problem solver bagi masyarakat, bukan sekadar mesin politik saat pemilu,” katanya.