BERITA TERKINI
KTO Gelar Korea Health & Wellness Festival di Jakarta, Kenalkan Wisata Medis dan Kecantikan Korea

KTO Gelar Korea Health & Wellness Festival di Jakarta, Kenalkan Wisata Medis dan Kecantikan Korea

Organisasi Pariwisata Korea (KTO) kembali menggelar festival bertajuk The New Me: Korea Health & Wellness Festival in Indonesia di Atrium Central Park Mall, Jakarta, pada 31 Oktober hingga 3 November 2024. Acara ini mengangkat konsep kesehatan dan kebugaran khas Korea yang kian diminati wisatawan Indonesia.

KTO mencatat tren wisata medis ke Korea terus meningkat, seiring makin banyaknya publik figur Indonesia yang memilih negara tersebut sebagai tujuan perawatan. Jumlah wisatawan medis dari Indonesia tercatat naik dari 5.716 orang pada 2019 menjadi sekitar 6.500 orang pada 2023. KTO memprediksi angkanya dapat mencapai 7.000 orang pada 2024.

Wakil Presiden Eksekutif Divisi Pariwisata Internasional KTO, Lee Hak-Ju, menyampaikan bahwa tren tersebut turut didorong kemajuan teknologi dalam program kecantikan dan kebugaran di Korea. Melalui festival ini, KTO ingin memperkenalkan layanan kesehatan dan kebugaran Korea sebagai paket yang lebih menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.

Pembukaan festival diwarnai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KTO dan PT Bank KEB Hana Indonesia. Pada kesempatan yang sama, pelatih sepak bola Shin Tae-Yong diangkat sebagai duta kehormatan KTO. Sejumlah figur publik turut hadir, termasuk Angel Karamoy yang disebut baru-baru ini menjalani perawatan kecantikan di Korea.

Selama festival berlangsung, pengunjung dapat mengenal berbagai layanan kesehatan dan kecantikan melalui 23 peserta pameran yang hadir langsung dari Korea. Salah satunya Rumah Sakit Gangnam JS yang menampilkan teknologi transplantasi sel punca darah tali pusat sebagai solusi pengobatan artritis degeneratif.

Untuk pengunjung yang mencari pengalaman wisata medis lebih lengkap, BTMEDI menawarkan paket wisata medis Korea yang mencakup pendampingan konsultasi atau pemeriksaan di rumah sakit, serta rangkaian aktivitas seperti terapi teh, spa, kunjungan ke taman air, hingga kesempatan berlayar dengan yacht.

Sejumlah klinik kecantikan dari Korea juga ikut meramaikan festival, termasuk WJ Wonjin Plastic Surgery. Kehadiran klinik-klinik yang disebut menjadi tujuan sejumlah publik figur Indonesia ini menambah perhatian pengunjung yang ingin mengetahui tren perawatan kecantikan di Korea.

Di area pameran, StyleKorean membuka stan yang menawarkan produk-produk Korea dengan harga khusus selama periode festival. Salah satu produk yang disebut menarik minat pengunjung adalah Tir Tir Cushion, yang dijual hampir setengah harga dari biasanya.

Keterlibatan beberapa kota dan wilayah di Korea turut menjadi sorotan, seperti Busan, Jeju, dan Jeollabuk, yang membawa paket wisata kesehatan holistik bagi pengunjung internasional. Perwakilan Jeollabuk, misalnya, menawarkan tiga jenis tur, yakni K-Kecantikan, K-Medis, dan tur efektif biaya, dengan rangkaian pengalaman yang dikemas untuk wilayah Jeonju.

Selain pameran, festival menghadirkan beragam sesi pengalaman, seperti membuat lilin aromaterapi, meracik teh herbal, dan personal color test. Pengunjung juga dapat mengikuti sesi Healthy K-Food Experience melalui lokakarya pembuatan gimbab dan kimci tahu, disertai penjelasan mengenai manfaat kesehatan bahan-bahannya.

Fasilitas AI photobooth disediakan untuk pengunjung yang ingin berfoto dengan beragam latar dan efek, dengan hasil yang dapat diunduh atau dicetak. Sementara itu, sesi gim Kahoot bertema Korea digelar dalam format kuis dengan 20 peserta tiap sesi. Tiga peserta dengan skor tertinggi memperoleh hadiah uang dari Line Bank serta suvenir dari KTO.

Rangkaian acara juga diisi sesi bincang inspiratif dengan pembicara seperti Stefany Anggriani dan Sarwendah yang membahas pengalaman serta pandangan mereka terkait kesehatan dan kecantikan. Hiburan panggung utama menampilkan R.A.N, PAINTERS, Blinkkids, N Lions Taekwondo, dan SORIJILLEO.

Melalui festival ini, KTO menilai layanan medis, kebugaran, dan kecantikan Korea dapat diperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat Indonesia lewat aktivitas yang bersifat pengalaman langsung. KTO menyatakan optimistis kegiatan tersebut dapat mendorong semakin banyak wisatawan Indonesia menjadikan Korea sebagai destinasi kesehatan dan kecantikan.