BERITA TERKINI
Kunjungan Turun, Tulungagung Tambah Agenda Wisata di Pantai Gemah

Kunjungan Turun, Tulungagung Tambah Agenda Wisata di Pantai Gemah

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memperbanyak agenda wisata di kawasan Pantai Gemah sebagai upaya mengatasi penurunan jumlah pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Ardian Candra mengatakan, kunjungan wisatawan ke Pantai Gemah dilaporkan turun hingga 50 persen setelah terhubungnya jalur lintas selatan (JLS) Tulungagung–Trenggalek. Akses baru itu membuka peluang wisatawan menjangkau lebih banyak destinasi pantai di wilayah selatan.

Sebelum JLS terhubung, Pantai Gemah bersama Pantai Bayem menjadi destinasi unggulan di Tulungagung, terutama saat libur sekolah maupun hari besar nasional. Namun, Ardian menyebut persentase kunjungan wisatawan ke Pantai Gemah mulai menurun meski pantai tersebut masih menjadi andalan daerah.

Berdasarkan data Disbudpar, sepanjang 2025 rata-rata kunjungan ke Pantai Gemah sekitar 8.000 orang per bulan. Angka itu turun dibandingkan periode sebelumnya yang dapat mencapai 16.000 orang per bulan. Disbudpar juga mencatat pada 2024, kunjungan harian di Pantai Gemah pernah menembus 11.000 orang dalam satu hari libur.

Menurut Ardian, penurunan kunjungan berkaitan dengan semakin banyaknya pilihan destinasi pantai yang dapat diakses melalui JLS. Kondisi tersebut turut berdampak pada potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Untuk merespons tren itu, Disbudpar menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya revitalisasi sarana dan prasarana di kawasan Pantai Gemah serta penambahan wahana permainan guna meningkatkan daya tarik. Pemerintah daerah juga berencana memperbanyak kegiatan atau agenda wisata di kawasan pantai untuk menarik minat wisatawan kembali berkunjung.

“Dengan revitalisasi sarana prasarana dan penambahan agenda, kami harap kunjungan wisatawan ke Pantai Gemah dapat kembali meningkat,” kata Ardian.