Lagu “LaLa Raya” yang dipopulerkan penyanyi asal Malaysia, Agy, sempat menuai kontroversi hingga menghilang dari sejumlah platform streaming digital. Lagu tersebut diketahui dirilis pada 20 Februari 2026, namun kemudian memantik respons negatif dari publik.
Hilangnya “LaLa Raya” dari peredaran diduga berkaitan dengan visual dalam video musiknya yang ramai diperdebatkan di media sosial. Salah satu sorotan muncul karena adanya adegan yang dinilai menyerupai lukisan “The Last Supper” karya Leonardo da Vinci.
Sejumlah pihak menilai kemunculan adegan tersebut tidak selaras dengan nuansa Hari Raya Idulfitri yang diusung dalam lagu. “The Last Supper” sendiri merupakan karya seni yang menggambarkan momen ketika Yesus menyatakan salah satu dari 12 rasul akan mengkhianatinya, dan lukisan aslinya berada di ruang makan biara Santa Maria delle Grazie di Milan, Italia.
Menanggapi polemik itu, Agy menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk menghina agama atau pihak mana pun. Menurutnya, adegan meja makan yang dipersoalkan dibuat semata-mata untuk menggambarkan suasana hangat keluarga yang menikmati hidangan bersama.
“Saya memohon maaf dengan setulus hati. Sejujurnya, tidak pernah terlintas di pikiran saya untuk menghina siapa pun,” ujar Agy. “Ada yang menilai adegan itu mirip dengan lukisan The Last Supper, namun bagi saya, itu hanyalah adegan makan kekeluargaan,” lanjutnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Agy bersama tim produksi memutuskan menurunkan video musik versi awal untuk dilakukan penyuntingan ulang. Dalam versi terbaru yang kemudian diunggah kembali, adegan meja makan yang menjadi sumber kontroversi disebut telah dihapus sepenuhnya.
Agy juga meminta publik tidak melibatkan anggota keluarga maupun teman-teman yang tampil dalam video musik tersebut. Ia menekankan kehadiran mereka hanya untuk membantu proses pengambilan gambar dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak mana pun.

