BERITA TERKINI
Landson Luncurkan Astria Ultra dan La Plante Vegan-PDRN, Tawarkan Pendekatan Anti-Aging dari Dalam dan Luar

Landson Luncurkan Astria Ultra dan La Plante Vegan-PDRN, Tawarkan Pendekatan Anti-Aging dari Dalam dan Luar

PT Pertiwi Agung (Landson) melalui brand Astria dan La Plante memperkenalkan inovasi terbaru untuk perawatan anti-aging dalam acara SKIN-Talk ASTRIA x LA PLANTE bertajuk “Unlocking Ocean’s ULTRA Self Love: Inovasi Anti-Aging Terkini” yang digelar di Dreamville Beach Club, PIK 2, Tangerang.

Peluncuran ini mengusung konsep “Unlocking Ocean’s Ultra Self-Love” yang menekankan pentingnya perawatan diri secara menyeluruh, seiring meningkatnya kesadaran terhadap wellness lifestyle. President Director PT Pertiwi Agung (Landson), Fera Damayanti, mengatakan inovasi yang dibawa perusahaan diarahkan pada solusi yang terukur, aman, dan didukung penelitian.

“Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya baik dari sisi hasil, tetapi juga berbasis sains, inovasi, keamanan, dan kolaborasi dengan para profesional. Wellness lifestyle yang kami maksud adalah perawatan yang terukur, aman, dan didukung penelitian,” ujar Fera dalam media briefing di kawasan PIK 2, Tangerang. Ia menambahkan bahwa tujuan perusahaan bukan sekadar meluncurkan produk baru, melainkan membuka potensi perawatan yang lebih personal, lebih advanced, dan tetap aman bagi masyarakat.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah ASTRIA ULTRA dengan kandungan Natural Astaxanthin dosis 12 miligram. Astaxanthin merupakan antioksidan karotenoid alami yang ditemukan pada alga dan makanan laut, dan disebut memiliki kemampuan menangkal radikal bebas hingga 6.000 kali lebih kuat dibandingkan vitamin C serta 550 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, menyampaikan bahwa astaxanthin telah lama diteliti dalam dunia dermatologi maupun bidang kesehatan lainnya. Menurutnya, dosis dalam penelitian bervariasi hingga 48 miligram.

“Untuk dermatologi, dosis 12 miligram menunjukkan efek yang lebih cepat terlihat, misalnya pada perbaikan elastisitas kulit dan garis halus. Namun tentu penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu,” kata dr. Akbar Wedyadhana.

Ia juga menyoroti peran stres oksidatif dalam penuaan kulit. “Stres oksidatif merupakan mekanisme penting dalam proses penuaan kulit karena berpotensi mendukung kondisi degeneratif seperti penurunan massa otot dan gangguan vascular. Dengan sifat lipofilik dan hidrofilik, astaxanthin dapat bekerja pada tingkat sel, baik di dalam maupun di luar sel untuk membantu melindungi kulit dari paparan lingkungan sehari-hari,” ujarnya.

Sejumlah studi, sebagaimana disampaikan dalam acara tersebut, menunjukkan konsumsi astaxanthin dosis 12 mg dapat membantu menjaga kualitas kolagen serta melindungi kulit dari efek photoaging akibat paparan sinar UV. Dalam penggunaan jangka panjang hingga 12–48 minggu, dosis yang dianjurkan juga dinilai tetap aman dan dapat ditoleransi tubuh.

Experience Influencer sekaligus publik figur Melaney Ricardo turut berbagi pengalamannya menggunakan Astria, mulai dari dosis 4 miligram hingga mencoba varian 12 miligram. “Aku punya hashtag pejuang kulit sehat karena memang tidak semua orang terlahir dengan kulit sempurna. Perawatan itu harus kombinasi, dari luar dan dalam. Buat aku, yang penting konsisten dan sesuai kebutuhan kulit,” ujarnya.

Melaney menambahkan bahwa tanda penuaan dapat tetap muncul di tengah jadwal padat, stres, kurang tidur, serta paparan matahari dan polusi. Ia juga menekankan perawatan dari dalam sebagai bagian dari menjaga kesehatan kulit. “Selama rutin mengonsumsi ASTRIA, terbukti ASTRIA dapat membantu menjaga kulit tetap awet muda dan mengurangi jerawat,” katanya.

Selain pendekatan dari dalam, Landson juga memperkenalkan inovasi perawatan topikal melalui LA PLANTE yang mengusung teknologi Vegan-PDRN dan sistem penghantaran Bioleedle™. Berbeda dari PDRN konvensional berbasis DNA salmon, Vegan-PDRN dikembangkan dari sumber tanaman melalui teknologi bioteknologi modern.

Sekretaris Umum Perdoski Jakarta, dr. Litya Ayu Kanya Anindya, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa PDRN bekerja dengan membantu proses perbaikan sel dan regenerasi kulit. “PDRN berfungsi memperbaiki kerusakan sel dan membantu regenerasi DNA yang rusak akibat penuaan maupun paparan lingkungan. Inovasi berbasis tanaman menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan tanpa mengurangi efektivitasnya,” kata dr. Litya.

LA PLANTE juga dilengkapi teknologi Bioleedle™, yakni microspicule berlapis hyaluronic acid yang membantu menciptakan jalur mikro pada kulit sehingga bahan aktif dapat terserap lebih optimal. “Pendekatan ini menawarkan kenyamanan penggunaan sekaligus inovasi sistem delivery yang mendukung efektivitas bahan aktif, sehingga perawatan topikal dapat bekerja lebih maksimal,” ujarnya.