BERITA TERKINI
Lima Alternatif Aplikasi Streaming Musik Selain Spotify, dari Video Klip hingga Audio Hi-Res

Lima Alternatif Aplikasi Streaming Musik Selain Spotify, dari Video Klip hingga Audio Hi-Res

Spotify masih menjadi salah satu layanan streaming musik paling dikenal dan banyak digunakan. Namun, popularitas tidak selalu berarti cocok untuk semua orang. Sebagian pengguna mungkin mulai jenuh dengan rekomendasi lagu yang terasa berulang, merasa kualitas audio belum memenuhi kebutuhan, atau terganggu oleh iklan pada versi gratis.

Bagi yang ingin mencoba pengalaman berbeda, tersedia sejumlah platform lain dengan keunggulan masing-masing. Berikut lima alternatif aplikasi musik yang bisa dipertimbangkan.

1. YouTube Music
Untuk pengguna yang menginginkan pengalaman musik sekaligus visual, YouTube Music menawarkan integrasi video klip. Pengguna dapat beralih dari mode audio ke mode video dengan satu tombol. Koleksinya juga mencakup beragam konten, termasuk cover dari penyanyi amatir hingga rekaman konser live yang tidak selalu tersedia di Spotify.

2. Apple Music
Apple Music menonjol bagi pendengar yang memprioritaskan kualitas suara. Layanan ini menyediakan fitur Lossless Audio dan Dolby Atmos tanpa biaya tambahan. Untuk memaksimalkan pengalaman tersebut, pengguna disarankan memakai perangkat audio yang mendukung.

3. Deezer
Deezer dikenal lebih dulu menghadirkan fitur lirik sebelum fitur serupa populer di platform lain. Hal ini membuatnya menarik bagi pengguna yang gemar bernyanyi mengikuti lagu. Deezer juga memiliki fitur “Flow” yang diklaim mampu memprediksi selera musik pengguna dengan lebih presisi.

4. Tidal
Tidal menyasar pengguna yang mengejar kualitas audio tingkat tinggi. Platform ini menawarkan format “Master Quality Authenticated” (MQA). Dibandingkan Spotify, biaya berlangganannya disebut lebih mahal, namun Tidal menempatkan kualitas suara sebagai nilai utama.

5. Bandcamp
Bandcamp menjadi pilihan bagi pendengar yang ingin keluar dari arus utama. Platform ini dikenal sebagai rumah bagi musisi independen dan memungkinkan pengguna membeli lagu langsung dari artis. Pendekatan ini juga memberi kesempatan menemukan karya-karya yang tidak selalu muncul dalam daftar lagu teratas layanan streaming besar.

Pada akhirnya, pilihan aplikasi musik bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna—apakah mengutamakan video, kualitas audio, fitur lirik, atau eksplorasi musisi independen. Mencoba layanan lain dapat menjadi cara untuk menemukan pengalaman mendengarkan yang lebih sesuai.