Majalah Seni dan Sastra Militer di bawah Departemen Politik Umum Tentara Rakyat Vietnam meluncurkan Lomba Puisi dan Esai 2025-2026 sebagai kegiatan sastra dan seni yang dinilai memiliki makna politik dan sosial. Ajang ini diarahkan untuk mendorong kreativitas sekaligus memperkaya tema penulisan tentang angkatan bersenjata dan prajurit Tentara Rakyat Vietnam dalam konteks baru.
Penyelenggara menilai Vietnam tengah memasuki tahap pembangunan baru yang menghadirkan peluang dan keuntungan, namun juga diiringi tantangan. Di sisi lain, bencana alam disebut semakin sulit diprediksi dan kompleks, sementara isu keamanan non-tradisional serta kebutuhan perlindungan kedaulatan perbatasan dan wilayah maritim menuntut standar yang semakin tinggi dalam tugas membangun dan mempertahankan Tanah Air.
Dalam situasi tersebut, citra prajurit Ho Chi Minh digambarkan hadir di berbagai lini, mulai dari tempat latihan dan medan perang hingga wilayah terpencil, perbatasan, dan pulau-pulau. Peran mereka juga mencakup pelatihan dan kesiapan tempur, operasi penyelamatan, pencegahan dan pengendalian bencana, pencegahan penyakit, serta partisipasi dalam pasukan penjaga perdamaian PBB.
Dewan Redaksi Majalah Seni dan Sastra Militer menyatakan bahwa meski jumlah puisi dan esai yang masuk ke majalah relatif stabil dari tahun ke tahun, karya yang dinilai benar-benar menonjol—memiliki pemikiran mendalam dan nilai artistik tinggi, terutama yang membahas secara langsung dan inovatif tentang angkatan bersenjata serta prajurit masa kini—masih terbatas. Kondisi itu menjadi salah satu alasan utama diselenggarakannya lomba ini dengan skala besar dan jangka waktu panjang.
Kompetisi tersebut juga ditujukan untuk menyemarakkan sejumlah peringatan penting, yakni menyambut Kongres Nasional Partai ke-14, memperingati 82 tahun berdirinya Tentara Rakyat Vietnam (22 Desember 1944–22 Desember 2026), serta menuju 70 tahun terbitan pertama Majalah Sastra dan Seni Angkatan Darat (Januari 1957–Januari 2027).
Melalui lomba ini, panitia berharap dapat menemukan, membina, dan memberikan penghargaan kepada penulis baru serta suara kreatif yang dinilai memberi kontribusi positif bagi sastra nasional, khususnya pada tema tentang tentara dan angkatan bersenjata yang disebut tradisional namun tetap relevan. Penyelenggara juga menegaskan posisi Majalah Sastra dan Seni Angkatan Darat sebagai wadah yang terkait erat dengan citra prajurit dan menjadi rujukan bagi banyak generasi penulis dan penyair di dalam maupun luar militer.
Panitia menyatakan mendorong beragam pendekatan kreatif dengan tetap menghormati gaya tradisional sastra militer. Perhatian khusus diberikan pada karya yang menawarkan temuan baru, pendekatan unik, kedalaman humanistik, serta eksplorasi artistik.
Lomba ini terbuka bagi seluruh warga negara Vietnam, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, tanpa batasan usia atau profesi. Karya yang dikirimkan harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media massa, publikasi, maupun platform media sosial. Selama kompetisi berlangsung, karya juga tidak boleh dimasukkan ke dalam antologi atau seleksi, kecuali penulis memilih menarik diri dari lomba.
Panitia menyebut tidak menerima puisi epik atau puisi satir. Untuk kategori esai (buku catatan, reportase, rekaman), panjang naskah dibatasi maksimal 5.000 kata. Karya yang memenuhi kriteria akan dipilih untuk diterbitkan di Majalah Sastra dan Seni Angkatan Darat serta Sastra dan Seni Angkatan Darat Daring.
Struktur penghargaan pada tiap kategori terdiri atas 1 Hadiah Pertama, 2 Hadiah Kedua, 3 Hadiah Ketiga, dan 4 Hadiah Keempat. Penyelenggara menilai skema ini dimaksudkan untuk memberi pengakuan yang layak bagi karya-karya berkualitas.
Sesuai rencana, upacara peluncuran Lomba Puisi dan Esai 2025-2026 dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026. Setelah peluncuran, panitia akan mulai menerima naskah dan menerbitkan karya melalui kanal majalah. Batas akhir pengiriman ditetapkan pada 31 Desember 2026, sementara penutupan dan pemberian penghargaan diharapkan berlangsung pada Januari 2027, bertepatan dengan peringatan 70 tahun terbitan pertama majalah tersebut.
Selain aspek kompetisi, kegiatan ini juga diproyeksikan menjadi ruang untuk memperkuat pertukaran dan ikatan antara majalah dengan pembaca dan penulis di dalam maupun di luar militer, serta antara Seni dan Sastra Militer dengan daerah dan unit di seluruh negeri. Penyelenggara menyebut upaya ini diharapkan mendukung pembangunan kehidupan sastra dan seni yang sehat dan manusiawi, sekaligus melayani tugas membangun Tentara Rakyat yang revolusioner, teratur, elit, dan modern serta tujuan membangun dan mempertahankan Tanah Air sosialis Vietnam.

