Lucasfilm mengonfirmasi tengah mengembangkan trilogi film Star Wars terbaru yang disebut-sebut akan merombak arah waralaba tersebut setelah hampir satu dekade. Penulis skenario Simon Kinberg, yang sebelumnya terlibat dalam Star Wars Rebels, dipercaya memimpin penulisan proyek ini.
Sejak trilogi terakhir berakhir pada 2019, fokus Star Wars lebih banyak bergeser ke serial live-action, di antaranya The Mandalorian, Obi-Wan Kenobi, dan Andor. Namun, Lucasfilm juga menyiapkan sejumlah proyek layar lebar baru. Film yang disebut akan membuka gelombang terbaru ini adalah The Mandalorian and Grogu, spin-off dari serial televisi yang sudah lebih dulu populer.
Kabar pengembangan trilogi baru ini muncul setelah adanya pengumuman mundurnya Kathleen Kennedy dari posisi presiden Lucasfilm. Disebutkan, Kennedy akan menyerahkan kepemimpinan kepada Dave Filoni dan Lynwen Brennan. Dalam pernyataannya terkait proyek-proyek yang sedang berjalan, Kennedy mengindikasikan tiga film ini akan menjadi peluncuran kembali waralaba secara resmi.
Di tengah sejumlah film Star Wars yang diumumkan sebagai proyek tunggal, konfirmasi trilogi ini dinilai menjadi perkembangan paling besar. Kinberg, yang memiliki rekam jejak kolaborasi dengan Filoni, ditunjuk sebagai penulis. Meski demikian, pembaruan mengenai proyek tersebut disebut minim sejak 2024.
Menjawab pertanyaan mengenai status trilogi setelah kabar kepergiannya, Kennedy menyatakan Kinberg masih dalam proses menulis. Ia menyebut Kinberg dan tim Lucasfilm telah “upended the story” atau merombak total alur cerita. Kennedy mengatakan terakhir membaca draf Kinberg pada Agustus lalu, yang kemudian diikuti penyerahan treatment detail baru-baru ini. Kinberg dijadwalkan menyerahkan materi berikutnya kepada Lucasfilm pada Maret mendatang.
Terkait treatment yang diterima pada Agustus, Kennedy menilai materi itu “very good, but not there”, sehingga Kinberg masih melakukan penulisan ulang. Trilogi ini juga diposisikan sebagai kelanjutan yang paling dekat dengan apa yang kerap disebut sebagai Episode X, XI, dan XII, sekaligus menandai babak baru setelah The Rise of Skywalker.
Proyek Kinberg menjadi satu-satunya proyek film bioskop yang diumumkan dalam format trilogi. Ini membedakannya dari film-film tunggal yang juga tengah disiapkan, seperti The Mandalorian and Grogu, Star Wars: Starfighter, film Rey yang dibintangi Daisy Ridley, serta kisah Dawn of the Jedi garapan James Mangold. Dengan format tersebut, trilogi Kinberg dipandang akan menjadi era berikutnya bagi Star Wars, sebagaimana trilogi orisinal, prekuel, dan sekuel sebelumnya.
Pengembangan trilogi ini disebut diharapkan menghadirkan kembali visi yang lebih terpadu. Setelah Episode IX dirilis pada 2019, film tersebut menuai kritik karena dianggap menyimpang dari fondasi yang dibangun di The Force Awakens dan The Last Jedi, sehingga trilogi sekuel terasa tidak menyatu. Sejak itu, Lucasfilm lebih banyak menggarap proyek-proyek berdiri sendiri, terutama di televisi.
Adapun pengembangan trilogi baru ini disebut kemungkinan tidak akan banyak mengubah proyek Star Wars lain yang sedang berjalan. Film-film seperti The Mandalorian and Grogu, Starfighter, dan Dawn of the Jedi diperkirakan tidak terhubung langsung dengan trilogi tersebut. Hal serupa juga berlaku untuk film Dave Filoni yang berlatar lini masa New Republic, yang disebut kemungkinan lebih terkait dengan The Mandalorian and Grogu.

