Wina, Austria, bersiap menjadi tuan rumah edisi ke-70 Kontes Lagu Eurovision pada 2026. Ajang ini akan dibuka dengan dua semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei dan Kamis, 14 Mei, sebelum mencapai puncaknya pada Grand Final, Sabtu, 16 Mei 2026. Sebanyak 35 negara disebut tengah mempersiapkan lagu dan penampilan mereka untuk memikat juri serta penonton.
Dari Prancis, penyanyi muda Monroe dipastikan menjadi wakil negara tersebut, setelah sebelumnya sempat beredar rumor mengenai partisipasi Linh dan Zaz. Monroe akan tampil di Wina membawakan lagu berjudul “Regarde!”.
Monroe dikenal publik setelah menjuarai kompetisi “Prodiges” di France 2 pada 2025. Pada usia 17 tahun, ia disebut memiliki latar musik klasik dan berprofesi sebagai penyanyi opera. Monroe tumbuh di antara Prancis dan Amerika Serikat, serta telah mengenal musik sejak kecil, termasuk belajar menyanyi dan bermain piano. Berangkat dari basis klasik, ia kemudian membangun gaya musikal yang digambarkan modern dan inovatif.
Pada 2025, Monroe merilis album debut berjudul sama dengan namanya. Dalam beberapa bulan mendatang, ia juga disebut berencana tampil di sejumlah gereja dan katedral di berbagai kota di Prancis, termasuk di wilayah Île-de-France seperti Versailles, Montreuil, dan gereja Saint-Sulpice di Paris. Namun sebelum rangkaian penampilan itu, Monroe akan lebih dulu membawa nama Prancis di panggung Eurovision.
Dalam pernyataannya, Monroe menyebut kesempatan tersebut sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab. Ia mengatakan ingin menampilkan “kekayaan dan keberagaman musik Prancis” melalui lagu “Regarde!”, serta berharap dapat menyuguhkan penampilan yang intens dan tulus dengan pesan universal bahwa cinta dapat menyatukan semua orang.
Lagu “Regarde!” digambarkan sebagai hymne cinta yang memadukan emosi opera, dramatisasi ala musikal besar, dan sentuhan modern pop. Lagu ini diciptakan oleh Max dan Chris dari Violin Phonix, serta ditulis oleh Fred Savio dan Freddie Marche.
Menurut data yang disebutkan dalam laporan, “Regarde!” telah diputar lebih dari 380.000 kali dalam dua hari. Sementara itu, berdasarkan bursa taruhan, Monroe disebut menempati posisi kedua, tepat di belakang Finlandia. Hasil akhirnya akan ditentukan pada Grand Final Eurovision 2026, 16 Mei mendatang.

