Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Muhibah Ramadan Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Ponpes Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas memaparkan capaian setahun kepemimpinan serta agenda strategis untuk mewujudkan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
Salah satu capaian yang disampaikan adalah penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi disebut berhasil ditekan menjadi 6,41 persen. Asep menyatakan pemerintah daerah akan terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui program pengentasan dan bantuan sosial yang lebih responsif serta tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu, Asep juga menyinggung program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Sepanjang 2025, lebih dari 780 unit rumah dilaporkan telah dibangun melalui Program Sakinah, yang merupakan akronim dari rumah sehat, laik, nyaman, aman, dan berkah. Selain itu, Pemkab Sukabumi turut menggulirkan program beasiswa bekerja sama dengan Universitas Nusa Putra dan sejumlah kampus lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat.
Muhibah Ramadan di Yaspida tidak hanya diisi paparan capaian, tetapi juga kegiatan sosial. Pemerintah membagikan sembako, menggelar bazar murah, serta memberikan hadiah umroh bagi warga. Asep menyebut hadiah umroh dapat diberikan kepada warga pada tahun ini.
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menegaskan muhibah merupakan agenda rutin setiap Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara ulama, umaro, dan umat, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Tahun ini, muhibah direncanakan digelar di 10 kecamatan, dengan Kecamatan Kadudampit menjadi lokasi pertama.
Acara ditutup dengan tausyiah KH. E.S. Mubarok, pimpinan Ponpes Darussyifa Al-Fitroh. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati H. Andreas, Sekda H. Ade Suryaman, forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Di akhir kegiatan, Asep menyampaikan bahwa meski beberapa capaian telah diraih, pemerintah daerah masih menghadapi berbagai pekerjaan yang belum tuntas. Ia meminta doa dan dukungan semua pihak agar upaya membangun Sukabumi Mubarakah dapat berjalan lancar.

