BERITA TERKINI
Museum di Solo Siapkan Kelas Interaktif Selama Long Weekend Iduladha hingga Hari Lahir Pancasila

Museum di Solo Siapkan Kelas Interaktif Selama Long Weekend Iduladha hingga Hari Lahir Pancasila

Sejumlah museum di Kota Solo menyiapkan agenda interaktif yang dapat diikuti wisatawan selama periode libur panjang akhir pekan (long weekend) Iduladha hingga Hari Lahir Pancasila. Program ini ditujukan agar pengunjung bisa mempelajari kebudayaan dan kesejarahan Solo dengan cara yang lebih menarik.

Kepala UPTD Museum Kota Solo, Bonita Rintyowati, mengatakan agenda tersebut diselenggarakan untuk mengikis stigma lama bahwa museum hanya tempat penyimpanan benda mati yang kaku. Menurutnya, Museum Radya Pustaka, Museum Keris Nusantara, dan Rumah Budaya Ndalem Djojosuman kini berupaya menawarkan pengalaman yang lebih interaktif melalui komunikasi dua arah antara pengunjung dan koleksi sejarah.

Selama long weekend, Museum Keris Nusantara dan Museum Radya Pustaka akan menggelar kelas khusus setiap hari pada pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Bonita menyebut wisatawan dapat mengikuti program secara gratis dengan membeli tiket masuk reguler museum.

Di Museum Keris Nusantara, pengunjung dapat mengikuti kelas mendirikan keris tanpa pegangan. Program ini dirancang untuk membahas fenomena berdirinya keris dari sudut pandang ilmiah, dengan tujuan menjelaskan bahwa hal tersebut dapat dipahami secara rasional dan bukan semata-mata terkait mistis.

Sementara itu, Museum Radya Pustaka mengadakan kelas “Dolanan Lempung” atau pottery class. Kelas pembuatan gerabah dari tanah liat ini terinspirasi dari koleksi keramik bersejarah abad ke-16 yang tersimpan di museum tersebut. Adapun di Ndalem Djojosuman, wisatawan diajak belajar menari serta mempelajari kebudayaan Jawa secara umum dan Solo secara khusus.

Bonita mengatakan, rangkaian agenda tersebut diharapkan membuat wisatawan tidak hanya datang untuk melihat koleksi, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif.

Untuk menyambut lonjakan pengunjung, pihak pengelola juga melakukan perawatan museum. Bonita menjelaskan museum sempat ditutup sementara saat Iduladha untuk menjalani perawatan berupa fumigasi atau pengendalian hama, agar pengunjung lebih nyaman ketika berkunjung pada masa libur panjang.

Melalui kunjungan ke museum, wisatawan diharapkan memperoleh kesan yang lebih mendalam tentang Solo. Bonita menilai banyak pelajaran penting terkait sejarah dan budaya Solo yang seharusnya dapat dikenal wisatawan, sehingga diharapkan mendorong mereka kembali berlibur ke kota tersebut.