BERITA TERKINI
Museum Seni Rupa Vietnam Terima Hampir 1.000 Karya, Disebut Koleksi Terbesar dalam Sejarah Museum

Museum Seni Rupa Vietnam Terima Hampir 1.000 Karya, Disebut Koleksi Terbesar dalam Sejarah Museum

Museum Seni Rupa Vietnam menerima pengalihan hampir 1.000 karya seni dari Asosiasi Seni Rupa Vietnam dalam sebuah upacara penyerahan. Direktur Museum Seni Rupa Vietnam, Dr. Nguyen Anh Minh, menyebutnya sebagai koleksi karya seni terbesar dalam sejarah museum.

Menurut perkiraan berdasarkan nilai pasar, keseluruhan karya tersebut bernilai beberapa ratus miliar dong Vietnam. Meski demikian, Nguyen Anh Minh menegaskan nilai karya-karya itu tidak dapat diukur semata-mata dengan uang. Ia menyatakan akuisisi ini memiliki arti dan nilai yang sangat besar, serta menyebutnya sebagai aset nasional yang akan menjadi tanggung jawab museum untuk dilestarikan dan dimanfaatkan secara efektif pada masa mendatang.

Presiden Asosiasi Seni Rupa Vietnam, seniman Luong Xuan Doan, mengatakan karya-karya yang diserahkan merupakan hasil kerja kreatif yang tekun dari para seniman lintas generasi. Sejumlah karya di antaranya merupakan produk lokakarya kreatif dan telah diperkenalkan kepada publik melalui berbagai pameran, termasuk pameran nasional dan regional.

Secara umum, karya-karya tersebut dinilai kaya dari sisi material dan bentuk. Selain memuat nilai artistik, karya-karya itu juga memiliki makna historis yang mencerminkan denyut kehidupan serta transformasi seni Vietnam dalam berbagai periode. Setiap karya disebut membawa pesan estetika tersendiri, sekaligus menunjukkan eksplorasi dan eksperimen para seniman kontemporer dalam memadukan identitas tradisional dengan pemikiran artistik modern.

Pengalihan ini dipandang bukan sekadar transaksi profesional antarlembaga, melainkan langkah yang memiliki makna pelestarian dan promosi. Dengan berpindahnya karya dari Asosiasi Seni Rupa Vietnam ke Museum Seni Rupa Vietnam, karya-karya tersebut diharapkan dapat dirawat dalam kondisi standar yang menjamin kelestarian dan integritas warisan budaya, sekaligus memperkaya khazanah warisan nasional dan memperluas akses publik.

Pihak penyelenggara juga menyatakan karya-karya tersebut akan dipelajari, dipamerkan, dan diperkenalkan lebih luas kepada publik di dalam dan luar negeri, sebagai bagian dari upaya mempromosikan nilai warisan budaya serta pendidikan estetika bagi generasi mendatang.

Dalam rangka upacara penyerahan, panitia memamerkan 30 karya dari koleksi yang dialihkan. Pameran berlangsung selama lima hari, dari 12 hingga 17 Januari, di Museum Seni Rupa Vietnam, Hanoi.