BERITA TERKINI
One Punch Man Season 3 Dipastikan Lanjut ke Part 2 pada 2027, Penggemar Soroti Kualitas Animasi

One Punch Man Season 3 Dipastikan Lanjut ke Part 2 pada 2027, Penggemar Soroti Kualitas Animasi

Anime One Punch Man Season 3 dipastikan berlanjut ke Part 2 yang dijadwalkan tayang pada 2027. Kelanjutan ini muncul di tengah kritik yang masih bergulir dari penggemar, terutama terkait kualitas animasi yang dinilai belum memuaskan.

Season 3 sendiri termasuk salah satu musim yang paling dinantikan karena menjadi comeback setelah hiatus selama enam tahun. Antusiasme itu juga dipengaruhi oleh pengalaman pada musim sebelumnya, yang sempat menerima respons negatif akibat penurunan kualitas animasi setelah pergantian studio.

Namun, harapan tersebut belum sepenuhnya terbayar. Mengutip laporan Comic Book, banyak penggemar menilai Season 3 sebagai musim terlemah dalam sejarah anime One Punch Man.

Di tengah kritik tersebut, pengumuman Season 3 berlanjut ke Part 2 cukup mengejutkan. Informasi itu disampaikan melalui akun resmi anime One-Punch Man tak lama setelah episode terakhir Part 1 ditayangkan.

Alih-alih meredakan kekecewaan, pengumuman ini justru memunculkan kekhawatiran baru. Salah satu sorotan utama adalah keputusan mempertahankan studio animasi J.C. Staff untuk menggarap Part 2. Sebelumnya, sebagian penggemar berharap arc lanjutan ditangani studio berbeda, mengingat bagian cerita yang akan diadaptasi disebut sebagai salah satu puncak terbaik dalam manga.

Season 3 Part 2 akan mengadaptasi klimaks Monster Association Arc, termasuk pertarungan besar antara Saitama dan Garou. Duel ini selama bertahun-tahun kerap dianggap sebagai salah satu momen paling epik dalam seri One Punch Man.

Kekhawatiran penggemar turut diperkuat oleh materi promosi yang dirilis melalui akun resmi anime One Punch Man di X. Visual yang ditampilkan disebut hanya berupa modifikasi poster lama, tanpa memperlihatkan pendekatan artistik baru atau indikasi peningkatan kualitas yang signifikan.

Meski demikian, sebagian penggemar masih menyimpan harapan. Ada anggapan bahwa kualitas Part 1 yang dinilai kurang maksimal bisa jadi karena sumber daya produksi difokuskan untuk menghadirkan pertarungan puncak di Part 2.