Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menetapkan rangkaian pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 dengan sistem seleksi berjenjang yang dimulai dari kejuaraan cabang (kejurcab) di tingkat kabupaten/kota.
Ketua Harian PB ORADO Giri Bayu Kusumah mengatakan, pelaksanaan kejurcab dan kejurprov diserahkan kepada masing-masing pengurus cabang dan pengurus provinsi sesuai kesiapan daerah. Karena itu, jadwal pelaksanaannya dapat berbeda antarwilayah.
“Pelaksanaan kejurcab dan kejurprov menyesuaikan dengan kesiapan masing-masing pengcab dan pengprov, sehingga waktunya bisa berbeda-beda,” ujar Giri Bayu Kusumah dalam keterangan resmi, Rabu.
Melalui mekanisme tersebut, pemenang kejurcab di tingkat kabupaten/kota akan melaju ke kejurprov. Selanjutnya, pemenang kejurprov akan mewakili provinsinya masing-masing pada Kejurnas ORADO 2026.
Giri menjelaskan, seluruh rangkaian kejurcab dan kejurprov dijadwalkan berlangsung mulai Februari hingga paling lambat 5 April 2026. Adapun Kejurnas ORADO 2026 sebagai puncak kompetisi nasional akan digelar pada 11–12 April.
Sementara itu, Ketua Bidang Humas PB ORADO Henry Kurnia Adhi alias Jhon LBF menyatakan organisasi berkomitmen menjaga kualitas dan profesionalisme penyelenggaraan kejuaraan di seluruh daerah. Menurutnya, keseragaman regulasi dan sportivitas atlet menjadi prioritas utama.
“Kami mendorong seluruh pengprov dan pengcab untuk menjadikan kejurcab dan kejurprov sebagai bagian dari pembinaan atlet yang berkesinambungan, bukan sekadar kompetisi,” ujar Jhon LBF.
Ia menambahkan, PB ORADO akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan agar seluruh tahapan kejuaraan berjalan sesuai jadwal dan standar organisasi, sehingga Kejurnas ORADO 2026 diharapkan menghadirkan atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia.

