Pemerintah Kabupaten Fakfak mulai mempersiapkan sejumlah agenda besar daerah dengan membentuk panitia gabungan. Agenda yang disiapkan mencakup peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus, peringatan masuknya Islam di Tanah Papua, hingga pelaksanaan Pesparawi tahun 2027.
Pembentukan panitia dipimpin langsung Bupati Fakfak Samaun Dahlan dalam rapat bersama unsur pemerintah, tokoh agama, serta pihak-pihak terkait di Fakfak. Dalam arahannya, Samaun menekankan perlunya perubahan pola kerja panitia dibanding tahun-tahun sebelumnya, yang kerap baru bergerak mendekati waktu pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, seluruh agenda besar daerah harus dipersiapkan lebih awal agar pelaksanaan kegiatan berjalan maksimal. “Panitia jangan dibentuk seminggu sebelum kegiatan baru mulai bekerja. Kita harus ubah pola itu supaya semua persiapan matang,” ujar Samaun.
Ia menjelaskan, selain peringatan 17 Agustus, peringatan masuknya Islam di Tanah Papua, dan HUT Kota Fakfak, daerah tersebut juga akan menjadi tuan rumah Pesparawi 2027. Kegiatan itu direncanakan diikuti peserta dari Papua Barat dan Papua Barat Daya, atau sekitar 14 kabupaten/kota.
Karena itu, ia meminta berbagai kebutuhan seperti tempat, akomodasi, hingga kesiapan teknis mulai dipersiapkan sejak sekarang. Samaun juga berharap seluruh unsur yang terlibat dalam kepanitiaan dapat saling memberi masukan dan bekerja sama demi menyukseskan seluruh agenda tersebut.
“Orang-orang yang dilibatkan merupakan figur berpengalaman sehingga kegiatan yang dilaksanakan harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Samaun.
Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menyiapkan dasar dukungan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan. Meski demikian, ia meminta panitia tetap bekerja maksimal dan tidak hanya bergantung pada persoalan anggaran.
Dalam kesempatan itu, Samaun mengingatkan pentingnya semangat kerja bersama agar agenda-agenda besar daerah dapat berjalan lancar dan membawa nama Fakfak di tingkat regional Papua.