Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, mulai mematangkan persiapan untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus menyambut peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Aula Banama Tingang, Kantor Sekretariat Daerah Pulang Pisau, Selasa (12/5/2026). Rapat dipimpin Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan optimal, meriah, serta mendukung pelestarian budaya dan penguatan UMKM daerah.
Ahmad Rifa’i menegaskan partisipasi Pulang Pisau dalam FBIM bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari upaya menjaga eksistensi seni dan kuliner khas Kalimantan Tengah agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Kabupaten Pulang Pisau akan mengikuti FBIM seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita tetap berpartisipasi semampunya namun semeriah mungkin,” kata Ahmad Rifa’i.
Selain membahas persiapan FBIM yang dijadwalkan berlangsung pada 17–23 Mei, rapat juga mengonsolidasikan perangkat daerah untuk menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Bupati meminta jajarannya membangun kolaborasi agar perayaan tersebut dapat memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat luas.
Peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM.” Menurut Ahmad Rifa’i, tema tersebut dipilih untuk memberi ruang lebih luas bagi pelaku usaha lokal serta bakat-bakat muda di bidang seni.
“HUT Kabupaten Pulang Pisau tahun ini kita mengusung kebudayaan, sekaligus memberdayakan kesenian nusantara dan generasi muda kita,” ujarnya.
Dalam FBIM 2026, kontingen Pulang Pisau dijadwalkan mengikuti sejumlah tangkai lomba tradisional, di antaranya Karnaval Budaya, Manyipet, Habayang, Balogo, serta pemilihan Jagau Nyai Kalimantan Tengah. Pemerintah daerah berharap persiapan yang dilakukan dapat mendukung penampilan optimal sekaligus memperkuat identitas budaya Pulang Pisau.