Pemerintah Kota Mojokerto mengangkat tumbuhan liar yang sempat menutup permukaan Sungai Sadar di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Jumat (16/8). Pembersihan dilakukan untuk memperlancar aliran sungai yang tertutup tanaman air.
Titik pembersihan difokuskan di sekitar jembatan Jalan Raya Bypass, Lingkungan Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Gedangan. Area tersebut disebut menjadi lokasi yang paling banyak ditumbuhi tanaman air di sepanjang aliran Sungai Sadar.
Pengelola Sumber Daya Air DPUPR Perakim Kota Mojokerto, Sumarianto, mengatakan pihaknya menerjunkan 17 personel untuk membersihkan sungai dari tanaman liar. Namun, karena jumlah tanaman yang menumpuk cukup banyak, proses evakuasi tidak dapat diselesaikan dalam satu kali kegiatan.
Pembersihan akan dilakukan secara berkala. Sumarianto menyebut kegiatan serupa direncanakan kembali berlangsung rutin setiap pekan di sepanjang Sungai Sadar, dengan pelaksanaan bergilir tiap hari Jumat.
Dalam kegiatan tersebut, tanaman air diangkat secara manual dan dipindahkan ke bantaran sungai. Diperkirakan, dalam sehari terdapat sekitar 3–4 pikap tanaman liar yang dievakuasi. Selain mengganggu keindahan, keberadaan tanaman air itu juga dinilai berpotensi menghambat saluran air.

