Pemerintah Provinsi Riau bersama Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau menyelenggarakan TANJAK (Try Out Akbar Menuju Kampus yang Kamu Impikan) 2026 untuk mendorong kesiapan generasi muda memasuki pendidikan tinggi. Kegiatan bertema “Dari Riau Menuju Kampus Impian dan Prestasi Mendunia” ini digelar di Gelanggang Olahraga Remaja, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (26/2/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan kolaborasi menjadi kunci dalam memajukan sektor pendidikan di daerah. Ia menyebut TANJAK sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
SF Hariyanto mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Provinsi Riau, angka partisipasi pendidikan tinggi masyarakat usia 19–24 tahun di Riau saat ini masih berada di kisaran 31 persen. Menurutnya, pelaksanaan try out Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan siswa, baik secara akademik maupun mental, sebelum menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, ia juga menyoroti perubahan besar akibat perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan. Ia menilai generasi muda tumbuh di era transformasi digital yang sangat cepat, sehingga ke depan banyak pekerjaan konvensional akan berkurang. Sementara itu, bidang berbasis kreativitas, teknologi, analisis, dan inovasi diperkirakan meningkat. Karena itu, ia menekankan pentingnya adaptasi sistem pembelajaran agar selaras dengan perkembangan zaman untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif.
Di sisi lain, BI Provinsi Riau memadukan penguatan akademik dan literasi keuangan digital dalam gelaran TANJAK 2026. Sebanyak 2.000 siswa kelas XII se-Kota Pekanbaru mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi SNBT.
Agenda tersebut tidak hanya berfokus pada latihan soal. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta kewaspadaan terhadap modus penipuan digital. Dalam kegiatan ini, siswa memperoleh edukasi seputar QRIS, Perlindungan Konsumen (PeKA), Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, serta pengenalan Indonesia Anti Scam Center (IASC), yang dinilai penting di tengah meningkatnya kasus fraud dan scam digital yang menyasar generasi muda.
SF Hariyanto menegaskan nilai strategis kegiatan ini. “Kegiatan Try Out SNBT hari ini menjadi sangat relevan. Ini bukan sekadar simulasi ujian, tetapi bagian dari proses membangun kesiapan akademik dan mental generasi muda Riau,” ujarnya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad, menyatakan TANJAK 2026 dirancang sebagai ruang pembentukan karakter dan kecakapan masa depan. “TANJAK 2026 hadir bukan sekadar ajang latihan soal SNBT 2026, tetapi juga sebagai ruang pembentukan mental juang, strategi, dan kepercayaan diri siswa-siswi dalam meraih kampus impian,” kata Panji. Ia menambahkan, pihaknya berharap generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki literasi keuangan digital yang baik, bijak memanfaatkan teknologi, serta siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
TANJAK 2026 mengusung tema “Dream Big, Go Beyond” dengan empat rangkaian kegiatan utama, yakni edukasi QRIS, PeKA, CBP Rupiah, dan IASC; talkshow mahasiswa berprestasi; Mini SERINDIT of Champions (SoC); serta Try Out Akbar SNBT yang bekerja sama dengan Ruangguru.
Kegiatan ini juga menjadi momentum pembukaan Riau Sharia Week 2026 yang berlangsung hingga April mendatang sebagai bagian dari penguatan ekonomi syariah di daerah.
Sejumlah mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan internasional hadir sebagai pembicara, di antaranya Shakira Amirah (Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Vannes Wijaya (National Technological University/NTU Singapore), serta Ibnu Hafiz Satria (alumni FTTM ITB yang kini bekerja sebagai engineer di Petronas Malaysia). Kehadiran mereka memberikan perspektif mengenai strategi menembus perguruan tinggi unggulan dan membangun karier global.
Pada kesempatan yang sama, BI Riau juga menghadirkan produk UMKM unggulan dari wilayah terdampak banjir seperti Sibolga, Sumatera Barat, dan Lhokseumawe. Produk tersebut diperkenalkan kepada peserta sebagai bentuk dukungan pemulihan ekonomi pascabencana sekaligus bagian dari strategi pemberdayaan UMKM dan pengenalan kewirausahaan kepada generasi muda.
BI Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, melalui program literasi keuangan digital yang berkelanjutan. TANJAK 2026 diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang cerdas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki fondasi keuangan yang kuat di era digital.

