Petit Palais akan menggelar pameran retrospektif bertajuk Károly Ferenczy, Modernitas Hungaria pada 14 April hingga 6 September 2026. Pameran ini menjadi retrospektif pertama yang secara resmi didedikasikan untuk karya Károly Ferenczy di Prancis, dengan tujuan memperkenalkan sosok pelukis Hongaria akhir abad ke-19 yang namanya relatif jarang dikenal di luar negaranya.
Dalam pameran tersebut, pengunjung dapat menyaksikan rangkaian lukisan Ferenczy yang sebagian besar dipinjam dari museum-museum di Hongaria serta koleksi pribadi di Budapest. Melalui pilihan karya itu, Petit Palais menampilkan berbagai tema yang digarap sang seniman, sekaligus menelusuri perkembangan gaya dan perubahan minatnya dari waktu ke waktu.
Ferenczy dikenal sebagai salah satu seniman paling penting di Hongaria. Museum Seni Rupa Budapest menyebutnya sebagai “bapak impresionisme Hongaria” dan “pendiri seni lukis modern Hungaria”. Karyanya memadukan naturalisme dengan pencarian estetika, menempatkannya sebagai figur yang tak terpisahkan dari sejarah seni rupa di negaranya.
Riwayat pendidikan Ferenczy juga menjadi bagian dari konteks pameran. Ia menimba pengalaman dan pengaruh dari berbagai sekolah seni di Italia, Jerman, dan Paris. Setelah itu, ia memilih menetap di koloni seni Nagybánya, tempat ia dan seniman lain melukis secara plein air untuk mendekatkan diri pada alam. Dalam periode ini, karya-karya mereka disebut semakin memuat unsur spiritual dan simbolik, dengan alam sebagai elemen penting.
Ferenczy dikenal menyukai warna-warna cerah dan bersemangat. Ia melukis potret, adegan kehidupan sehari-hari, pemandangan, hingga karya alam mati. Keragaman subjek itu dihadirkan dalam pameran sebagai cara untuk melihat keluasan praktik artistiknya sekaligus bagaimana pendekatannya berubah seiring waktu.
Selain menyoroti perjalanan artistik Ferenczy, pameran ini juga mengangkat hubungan budaya antara Prancis dan Hongaria. Keterkaitan tersebut ditampilkan melalui karya Ferenczy, relasinya dengan Prancis dan para seniman Prancis, serta jejaringnya dengan tokoh budaya dan intelektual pada masanya. Narasi ini sekaligus mengingatkan kembali pada popularitas Ferenczy saat masih hidup dan warisan yang ia tinggalkan bagi seni rupa Hongaria.
Dengan pameran yang dijadwalkan berlangsung pada musim semi 2026 ini, Petit Palais mengajak publik Prancis dan pengunjung internasional meninjau kembali karya seorang pelukis besar Eropa yang selama ini kurang dikenal di luar Hongaria.

